- Prabowo dan Lula bertemu di Istana Merdeka membahas kerja sama strategis Indonesia–Brasil.
- Prabowo mengaku meniru banyak kebijakan Lula yang berfokus pada kesejahteraan rakyat.
- Pertemuan ini memperkuat hubungan bilateral, terutama dalam bidang pertanian dan lingkungan hidup.
Rombongan kenegaraan Lula terlebih dahulu melintasi kawasan Monumen Nasional sebagai bagian dari tradisi penyambutan resmi sebelum tiba di halaman Istana Merdeka.
Lula tiba sekitar pukul 10.07 WIB dan disambut langsung oleh Prabowo. Keduanya berjabat tangan erat lalu menaiki tangga menuju beranda depan Istana untuk memulai rangkaian upacara.
Lagu kebangsaan Brasil dan Indonesia Raya dikumandangkan sebagai tanda dimulainya prosesi. Setelah itu, kedua kepala negara melakukan inspeksi pasukan kehormatan bersama, dilanjutkan dengan perkenalan delegasi masing-masing negara.
Delegasi Indonesia yang hadir antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi dan Saintek Brian Yuliarto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Usai perkenalan, kedua pemimpin negara menuju ruang kredensial untuk sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu kenegaraan.
Agenda berlanjut dengan pertemuan tête-à-tête untuk membahas kerja sama strategis antara Indonesia dan Brasil di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral