-
Kejagung periksa 7 saksi kunci kasus korupsi Pertamina.
-
Lingkaran Riza Chalid, Pertamina, dan bankir ikut 'diseret'.
-
Pemeriksaan ini untuk menjerat buronan kakap Riza Chalid.
Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini memeriksa maraton tujuh saksi kunci, mulai dari kepala terminal perusahaannya, petinggi Pertamina, hingga pejabat dari sektor perbankan.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan lintas sektor ini krusial untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi berkas perkara yang menjerat Riza Chalid dalam skandal korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina.
“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ucap Anang, Jumat (24/10/2025).
Para saksi yang dipanggil hari ini berasal sejumlah pihak yang diduga saling terkait dalam skandal ini, yakni Kepala Terminal PT Orbit Terminal Merak, TRA; Finance Accounting and Tax Manager PT Orbit Terminal Merak, N; Pemimpin Cabang PT BRI Multi Finance Indonesia, IHP; Account Officer Bank BUMN, TR; Direktur Utama PT Pertamina (Persero) periode 2018-2024, NW; Senior Account Manager PT Pertamina Patra Niaga, NS; dan HRD PT Mahameru Kencana Abadi, S.
“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ucap Anang.
Sebelumnya, 6 saksi diperiksa Kejagung, terkait korupsi tata kelola minyak mentah PT Pertamina periode tahun 2018-2023.
Anang Supriatna mengatakan, dari keenam saksi salah satu yang diperiksa yakni NW selaku Fungsi HPO PT Pertamina.
“NW selaku Fungsi HPO PT Pertamina (Persero),” kata Anang, kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).
Saksi selanjutnya merupakan Fuel Manager Tanjung Gerem PT Pertamina Patra Niaga yang berinisial MA.
Baca Juga: Buru 'Raja Minyak' Riza Chalid, Kejagung Kini 'Sikat' Jaringan Internalnya
“Lalu TNA selaku Integrited Terminal Manager Ampenan PT Pertamina Patra Niaga, dan AS selaku Manager Graha Crude & Dirty Petroleum Commercial PT Pertamina International Shipping,” jelasnya.
Kemudian saksi lainnya yang diperiksa oleh pihak penyidik yakni JU selaku VP Terminal Optimization PT Pertamina Energy Terminal.
Kemudian HASM selaku VP Crude & Gas Operation PT Pertamina International Shipping.
“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ucapnya.
Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan sejumlah tersangka. Namun, meski telah berstatus tersangka, Riza masih belum dilakukan penahanan karena hingga kini masih buron.
Kejagung juga telah berupaya memburu Riza lewat kerjasama dengan Interpol. Lantaran, disinyalir Riza tengah berada di luar negeri. Namun hingga saat ini red notice terkait Riza masih dalam proses Interpol, di Lyon Prancis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi
-
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota
-
Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional
-
Feri Amsari: Negara Harus Ungkap Pelaku Serangan Andrie Yunus atau Dianggap Bagian dari Kejahatan
-
Profil Bupati Cilacap Syamsu Auliya Rachman yang Terjaring OTT KPK, Harta Tembus Rp11 Miliar
-
Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap