-
Mendagri sebut program MBG menjadi pemicu kenaikan harga telur ayam.
-
Kenaikan harga ini justru dinilai sebagai dampak positif dari program pemerintah.
-
Di sisi lain, inflasi nasional terkendali dan harga beras cenderung stabil.
Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti tren kenaikan harga telur ayam ras di sejumlah daerah, yang menurutnya dipicu oleh lonjakan permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menariknya, ia justru menilai fenomena ini sebagai dampak positif yang menandakan program tersebut berjalan.
Pernyataan ini disampaikan Tito di tengah laporan positif mengenai inflasi nasional yang terkendali.
“Inflasi cukup baik, kita lihat terjaga di angka 2,65 persen,” ujar Tito dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi di Jatinangor, Jawa Barat, Senin (27/10/2025).
Tito menjelaskan bahwa harga komoditas pangan utama seperti beras menunjukkan tren stabilisasi yang signifikan, berkat intervensi dari berbagai lembaga.
“Angka daerah-daerah yang harganya naik itu makin turun, 51 daerah saja. Sementara yang harganya turun makin bertambah, 250-an daerah kabupaten/kota,” katanya.
"Artinya, intervensi dari Bulog, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional bagus sekali untuk menstabilkan harga beras," tambah Tito.
Namun, di tengah stabilitas tersebut, komoditas telur ayam ras menunjukkan anomali.
“Yang agak trennya sedikit agak naik adalah harga telur ayam ras,” tutur Tito.
Baca Juga: Teka-Teki Penundaan Rakor Sekda Terungkap! Tito Karnavian Beberkan 2 Alasan Utama
Ia secara langsung mengaitkan kenaikan ini dengan implementasi program MBG yang masif.
"Ini kita duga kemungkinan karena ada demand yang meningkat karena adanya program MBG," jelasnya.
Pemda Diminta Tambah Pasokan
Alih-alih melihatnya sebagai masalah, Tito menginterpretasikan kenaikan harga telur sebagai sinyal positif bahwa program pemerintah pusat berjalan dan menciptakan permintaan riil di pasar.
Solusinya, menurut dia, adalah penyesuaian dari sisi pasokan.
“Artinya positif, tinggal menambah supply saja,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
DUAAARRRR Ledakan Besar Terdengar di Kota Yerusalem, Hujan Rudal Kiamat Iran Makin Brutal
-
Iran Simpan Bahan Baku Senjata Kiamat di Dalam Tanah, Akhir Dunia Sudah di Depan Mata
-
Air Minum Jakarta Bakal Bisa 'Dipanen' Langsung dari Udara
-
Prabowo Berikan 90.000 Hektare Izin Pemanfaatan Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatra
-
Aktivis Internasional Apresiasi Prabowo Jadi Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah
-
KPK Ungkap Dugaan Uang Fee Haji Dipakai untuk Kondisikan Pansus DPR, Libatkan Gus Yaqut
-
Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye, Giliran Gus Alex yang Akan Diperiksa KPK Pekan Depan
-
Sengketa Hotel Sultan Memanas, Hamdan Zoelva Laporkan Ketua PN Jakpus dan PT DKI ke Komisi Yudisial
-
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak, Kini Buru Otaknya The Doctor
-
IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender