-
PAM Jaya akan menghentikan sementara suplai air bersih selama empat jam pada 31 Oktober–1 November 2025 karena pekerjaan peremajaan listrik PLN di IPA Pulogadung.
-
Gangguan ini berdampak pada lebih dari 311 ribu pelanggan di 53 kelurahan Jakarta Pusat, Timur, dan Utara, dengan pemulihan penuh diperkirakan butuh hingga 48 jam.
-
Sebagai antisipasi, PAM Jaya menyiapkan mobil tangki air gratis dan membuka delapan kantor area bisnis pada akhir pekan untuk membantu pelanggan terdampak.
Suara.com - Perumda PAM Jaya mengumumkan akan ada penghentian sementara suplai air bersih di sejumlah wilayah Jakarta pada akhir pekan ini. Gangguan itu terjadi akibat pekerjaan kelistrikan PLN yang berdampak pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pulogadung, Jakarta Timur, dengan kapasitas produksi 4.500 liter per detik.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menjelaskan, pekerjaan PLN merupakan bagian dari peremajaan jaringan listrik yang dilakukan secara berkala. Imbasnya, IPA Pulogadung harus menghentikan produksi air selama empat jam, mulai Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 22.00 WIB hingga Sabtu, 1 November 2025 pukul 02.00 WIB.
"Akan ada gangguan layanan suplai air di IPA Pulogadung. Di mana, kami menggunakan tenaga listrik dari PLN dan memang ada periode di mana PLN akan melakukan, biasanya peremajaan," ujar Arief dalam konferensi pers di kantor PAM Jaya, Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2025).
Arief menambahkan, penghentian sementara dilakukan untuk mencegah risiko korsleting atau kerusakan jaringan listrik yang justru bisa mengakibatkan gangguan lebih lama dan tak terduga.
"Kalau tidak dilakukan perbaikan listrik oleh PLN, ini juga risikonya cukup besar, itu akan terjadi seperti korsleting atau apapun yang mengakibatkan mungkin unpredictable time. Ada waktu yang tidak bisa diprediksi, yang nantinya akan malah menjadi gawat pelayanan airnya," katanya.
Gangguan suplai air bersih ini diperkirakan berdampak pada sekitar 311.524 pelanggan di 53 kelurahan yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Beberapa wilayah terdampak di antaranya Gunung Sahari Utara, Pasar Baru, Kemayoran, Cempaka Putih Barat, Rawasari, Johar Baru, Senen, Pisangan Timur, Rawamangun, Pulo Gadung, Cakung Barat, Cakung Timur, Jatinegara, Kelapa Gading Timur, Rorotan, Kebon Bawang, Koja, dan Sunter Jaya.
Selain pekerjaan kelistrikan dari PLN, Arief menegaskan PAM Jaya juga melakukan perbaikan tekanan air serta penggantian beberapa komponen di IPA Pulogadung yang sudah berusia lebih dari dua dekade.
"Ini memang sebenarnya sudah bagian dari proyek juga, selain PLN menggantikan apa dan melakukan perawatan listrik, juga di kami di Pulogadung juga ada penggantian-penggantian yang memang sudah 25 tahun lamanya IPA ini tidak tersentuh," jelasnya.
Meski perbaikan hanya berlangsung empat jam, pemulihan distribusi air ke pelanggan diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. Arief mengatakan, proses normalisasi penuh bisa mencapai 48 jam karena panjangnya jaringan pipa distribusi.
Baca Juga: PAM Jaya Diingatkan Prioritas Utama Tetaplah Pelayanan Publik
"Setelah 4 jam kita recovery, kita selesai memperbaiki dan perawatan, itu langsung kemudian yang area paling terdekat ya saat itu sudah langsung airnya dapat lagi. Jadi, itu durasinya dari 4 jam sampai 48 jam," ujar Arief.
Pelanggan diimbau untuk menampung air sebelum pekerjaan dimulai sebagai langkah antisipasi selama pasokan terganggu.
Untuk menjaga kenyamanan pelanggan, PAM Jaya menyiapkan layanan mobil tangki air gratis bagi pelanggan rumah tangga serta untuk kondisi darurat seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial. Layanan ini dapat diakses melalui Contact Center PAM Jaya di 1500 223.
"Kami selalu berupaya agar setiap pekerjaan yang berdampak pada pelanggan dapat dikelola dengan baik, terukur dan terkoordinasi. Seluruh langkah ini kami lakukan untuk memastikan pasokan air tetap andal, serta pelanggan tetap mendapatkan layanan terbaik selama proses berlangsung," ujar Arief.
Sebagai bentuk pelayanan tambahan, delapan Kantor Area Bisnis (AB) PAM Jaya akan beroperasi pada Sabtu, 1 November 2025 dan Minggu, 2 November 2025 pukul 08.00–17.00 WIB untuk membantu pelanggan yang membutuhkan informasi dan layanan langsung.
Kantor tersebut antara lain AB Senen, AB Klender, AB Pulomas, AB Gudang Air, AB Kelapa Gading, AB Dewa Ruci, AB Yos Sudarso, dan AB Sunter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga