News / Nasional
Senin, 16 Maret 2026 | 15:12 WIB
Andrie Yunus.
Baca 10 detik
  • Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras Kamis malam (12/3/2026) di Salemba, Jakarta.
  • Akibat insiden tersebut, Andrie mengalami luka bakar 24 persen, terutama pada wajah dan mata kanan.
  • Saat ini korban masih menjalani perawatan medis intensif oleh dokter spesialis untuk optimalisasi pemulihan luka.

Suara.com - Koalisi masyarakat sipil mengatakan hingga kini kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, masih dalam penanganan medis yang intensif, pasca penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal, Kamis (12/3/2026) malam.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bisa menyampaikan secara detail penanganan terhadap Andrie.

Namun, dari hasil pemeriksaan tim dokter, Andrie mengalami luka bakar sebesar 24 persen akibat reaksi inflamasi dari cairan keras atau cairan asam yang mengenai kulit.

“Luka tersebut terutama terjadi pada bagian wajah, khususnya sisi kanan, kemudian juga termasuk pada mata kanan, kedua tangan, serta bagian dada,” katanya saat di YLBHI, Senin (16/3/2026).

Jane mengatakan, bagian tubuh Andrie yang mengalami luka paling serius yakni pada mata kanan. Saat ini, Andrie telah mendapat penanganan khusus dari dokter spesialis.

“Dari sejumlah luka tersebut yang dialami, yang paling serius itu adalah pada bagian mata kanan dan saat ini telah mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis bedah mata,” ucapnya.

Saat ini, Andrie masih harus mendapat penanganan secara intensif agar proses pemulihan bisa optimal.

“Hari ini korban memerlukan perawatan intensif dalam kondisi yang steril agar proses pemulihan dapat berjalan dengan optimal,” tandasnya.

Sebelumnya, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Baca Juga: Aktivis Kontras Diserang, Bukti Nyata Kemunduran Demokrasi?

Insiden terjadi ketika Andrie melintas di perempatan kawasan Salemba. Di lokasi tersebut, korban disiram air keras oleh dua orang pelaku yang datang menggunakan sepeda motor.

Load More