- Nanang Irawan alias Gimbal dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa karena terbukti membunuh aktor Sandy Permana, pemeran di sinetron 'Mak Lampir'
- Pembunuhan dipicu oleh akumulasi kekesalan akibat konflik tetangga yang bermula dari masalah tenda pernikahan dan penebangan pohon
- Setelah membunuh, Nanang kabur ke Karawang dan mencoba mengubah penampilan dengan mencukur rambut gimbalnya, namun berhasil ditangkap tiga hari kemudian
Suara.com - Misteri pembunuhan yang menimpa aktor Sandy Permana, yang dikenal lewat perannya di sinetron 'Mak Lampir', memasuki babak baru. Pelaku, Nanang Irawan alias Nanang Gimbal, kini berhadapan dengan tuntutan hukuman berat 15 tahun penjara.
Jaksa penuntut umum meyakini Nanang Gimbal terbukti secara sah dan meyakinkan telah merenggut nyawa tetangganya sendiri.
Tuntutan tersebut dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Cikarang, yang menyedot perhatian publik. Jaksa dengan tegas menyatakan perbuatan Nanang telah memenuhi unsur pidana pembunuhan.
“Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Nanang Irawan alias Gimbal dengan pidana penjara selama 15 tahun, dikurangi masa tahanan,” demikian bunyi amar tuntutan yang dikutip dari situs SIPP PN Cikarang, dikutip Jumat (31/10/2025).
Jaksa menegaskan bahwa Nanang terbukti melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Kasus yang menggemparkan kawasan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, ini ternyata dipicu oleh konflik sepele antar tetangga yang terakumulasi selama bertahun-tahun.
Hubungan Nanang dan Sandy, yang semula harmonis sejak 2017, mulai retak pada 2019. Persoalan tenda pernikahan dan penebangan pohon tanpa izin di halaman rumah Nanang menjadi pemicu awal renggangnya hubungan mereka hingga keduanya tak lagi saling sapa.
Amarah yang terpendam itu akhirnya meledak pada 12 Januari 2025. Menurut dakwaan jaksa, Sandy Permana meludah ke arah Nanang yang saat itu sedang memperbaiki motor. Tersulut emosi, Nanang gelap mata, langsung mengejar dan menikam Sandy secara membabi buta di bagian perut, dada, kepala, dan leher.
Meski sempat berusaha lari untuk menyelamatkan diri, Sandy yang sudah terluka parah kembali dikejar dan ditusuk hingga akhirnya tersungkur bersimbah darah. Warga yang melihat kejadian itu sempat melarikan korban ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Setelah melakukan aksi kejinya, Nanang langsung melarikan diri ke Karawang. Ia berusaha menghilangkan jejak dengan mematikan ponsel dan bahkan mencukur habis rambut gimbal yang menjadi ciri khasnya.
Baca Juga: Tak Menyangka Sang Suami Jadi Pelaku, Istri Nanang Gimbal Kira Sandy Permana Ditusuk Maling
Namun, pelariannya berakhir pada 15 Januari 2025 saat ia berhasil ditangkap di Desa Kutamukti, Karawang.
Berita Terkait
-
Duka di Awal 2025, 4 Artis Indonesia Ini Meninggal Dunia
-
Istri Nanang Gimbal Sempat Mengira Sandy Permana Ditusuk Maling
-
Sebut Nanang Gimbal Bukan Pemabuk, Istri Jelaskan soal Temuan Botol Miras di Rumah
-
Tak Menyangka Sang Suami Jadi Pelaku, Istri Nanang Gimbal Kira Sandy Permana Ditusuk Maling
-
Motif Nanang Gimbal Tusuk Sandy Permana Terungkap dari Pesan WhatsApp ke Istri
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar