- Kejari Kota Bandung secara resmi sedang melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Bandung, dengan status masih dalam penyidikan umum
- Tim penyidik telah menggeledah sejumlah kantor dinas (OPD) dan menyita barang bukti penting berupa dokumen, handphone, dan laptop
- Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, telah diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini, menunjukkan keseriusan Kejari dalam mengusut tuntas perkara
Suara.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung mengambil langkah tegas dalam upaya membongkar dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Dalam proses penyidikan yang tengah berjalan, tim penyidik telah menyita sejumlah barang bukti elektronik dan memeriksa Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.
Kepala Kejari Kota Bandung, Irfan Wibowo, menegaskan bahwa langkah hukum ini merupakan momentum krusial untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di Kota Kembang. Ia menyatakan komitmen penuh lembaganya untuk menuntaskan kasus ini hingga ke pengadilan.
“Proses sedang berjalan, dan kami sangat optimis perkara ini segera selesai dan dapat kami limpahkan ke pengadilan. Kami yakin demikian, demi Bandung yang jauh lebih baik lagi dengan melaksanakan prinsip good governance,” kata Irfan di Bandung, Jumat (31/10/2025).
Penyidikan ini, jelas Irfan, didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan Nomor Print 4215-M.2.10-FB.2-10-2025 yang dikeluarkan pada 27 Oktober 2025. Sejak surat tersebut terbit, tim penyidik langsung bergerak cepat dengan memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk orang nomor dua di Bandung.
Tak hanya itu, tim juga melakukan penggeledahan di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bandung untuk mencari bukti-bukti vital. Hasilnya, sejumlah barang bukti penting berhasil diamankan.
“Atas penggeledahan yang telah dilakukan, tim penyidik melakukan penyitaan atas sejumlah barang bukti berupa dokumen dan alat bukti elektronik berupa handphone dan laptop,” ungkap Irfan sebagaimana dilansir Antara.
Seluruh keterangan saksi dan barang bukti yang telah terkumpul kini akan didalami lebih lanjut untuk memperkuat konstruksi perkara.
Irfan menyebut proses ini masih dalam tahap penyidikan umum, di mana fokus utama adalah mengumpulkan bukti sebanyak mungkin untuk menjerat para pelaku.
“Kami masih dalam status penyidikan umum, jadi kami masih dalam proses pemeriksaan para saksi dan juga penyertaan barang bukti-bukti yang terkait untuk mengoptimalkan penyidikan yang ada,” katanya.
Baca Juga: Diperiksa 7 Jam, HP Laptop Disita, Ini Kasus yang Menyeret Nama Wakil Wali Kota Bandung Erwin
Berita Terkait
-
Persib dan Dewa United Sama-Sama Bertarung di Level Asia, Siapa yang Lebih Berpeluang Juara?
-
Beckham Sebut Empat Kemenangan Beruntun Jadi Modal Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Hadapi Bali United, Saddil Ramdani Siap Kerja Keras dan Lanjutan Tren Positif
-
Diperiksa 7 Jam, HP Laptop Disita, Ini Kasus yang Menyeret Nama Wakil Wali Kota Bandung Erwin
-
Geger Dugaan Korupsi Pemkot Bandung, Wawali Erwin Terancam Dicekal, Ini Kata Kajari
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata