-
DPRD DKI meminta Pemprov membangun sistem pengawasan digital untuk dana bantuan sosial (bansos).
-
Tujuannya mencegah penyalahgunaan bansos untuk aktivitas ilegal seperti judi dan pinjaman online.
-
PPATK menemukan 15.033 penerima bansos di Jakarta terlibat transaksi judi online senilai Rp67 miliar.
Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, meminta Pemerintah Provinsi DKI untuk membangun sistem pengawasan digital guna memantau penggunaan dana bantuan sosial (bansos). Ia menilai langkah ini krusial untuk mencegah penyalahgunaan bantuan, termasuk untuk aktivitas judi online atau judol dan pinjaman online (pinjol).
Menurut Rani, penyalahgunaan bansos untuk kegiatan konsumtif dan ilegal telah menjadi masalah serius yang tidak boleh disepelekan. Ia menegaskan, selain merugikan keuangan negara, praktik tersebut juga berpotensi menimbulkan dampak sosial negatif di tingkat keluarga.
"Judi online dan pinjaman online ini sudah jadi masalah se-Indonesia. Kita tidak bisa anggap enteng," kata Rani pada Senin (4/11/2024).
Politikus Partai Gerindra itu menilai pemerintah daerah perlu memiliki kebijakan tegas agar bansos benar-benar digunakan sesuai peruntukannya. Salah satu solusinya adalah dengan menghadirkan sistem pelacakan (tracking) transaksi penerima bantuan secara real-time.
"Mudah-mudahan ada mekanisme tracking," ujarnya.
Rani juga menyarankan agar Pemprov DKI menerapkan sanksi tegas bagi penerima yang terbukti menyalahgunakan dana bantuan untuk berjudi. Bentuk sanksi tersebut bisa berupa pemblokiran akun penerima agar dana publik tidak terus disalahgunakan.
Ia memastikan DPRD siap berkolaborasi dengan Pemprov DKI dan lembaga terkait seperti Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memperkuat sistem digitalisasi penyaluran bansos. Dengan begitu, proses distribusi bisa lebih transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.
Rani menekankan bahwa sistem berbasis data tidak hanya akan menekan potensi penyimpangan, tetapi juga membantu Pemprov DKI dalam mengevaluasi efektivitas program bansos di lapangan.
Sebelumnya, PPATK mengungkapkan sebanyak 602.419 warga Jakarta terindikasi terlibat aktivitas judi online sepanjang 2024, dengan total nilai transaksi mencapai Rp3,12 triliun. Dari jumlah tersebut, terdapat 15.033 warga yang merupakan penerima bansos.
Baca Juga: Heboh Cuitan Susi Pudjiastuti Tantang Prabowo Panggil Bandar Judol, Nama Budi Arie Disebut-sebut
"Terdapat 15.033 penerima bansos di DKI Jakarta yang masuk daftar pemain judi online. Total transaksi mereka mencapai Rp67 miliar dari 397 ribu transaksi sepanjang 2024," jelas Kepala PPATK Ivan Yustiavandana beberapa waktu lalu.
Rani berharap data tersebut menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk segera memperkuat sistem verifikasi dan pengawasan penerima bantuan.
“Kalau sistemnya sudah digital dan transparan, masyarakat juga akan lebih hati-hati dalam menggunakan dana bantuan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan