-
PSI mengkritik Pemprov DKI karena memangkas anggaran subsidi pangan sebesar Rp300 miliar.
-
Pemangkasan terjadi saat dana hibah untuk Forkopimda justru ditambah sebanyak Rp200 miliar.
-
PSI mendesak pemerintah memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan mendesak warga, bukan hibah kelembagaan.
Suara.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyoroti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI yang memangkas anggaran subsidi pangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Tahun Anggaran 2025. PSI menilai keputusan tersebut tidak berpihak pada kesejahteraan warga, terutama di tengah tekanan ekonomi saat ini.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau, mengatakan temuan ini terungkap saat pengesahan APBD DKI 2025 pada Kamis (30/10/2024) malam.
Dalam rapat tersebut, APBD disahkan di angka sekitar Rp81 triliun. Namun, terdapat pemangkasan anggaran subsidi pangan sebesar Rp300 miliar, sementara dana hibah untuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda justru ditambah Rp200 miliar.
“Kami menyayangkan subsidi pangan dikurangi Rp300 miliar, tetapi pada saat bersamaan dana hibah Forkopimda ditambah Rp200 miliar. Padahal, warga Jakarta sangat membutuhkan bantuan di tengah kesulitan ekonomi,” kata Bun dalam keterangannya, Senin (3/11/2024).
Menurut Bun, anggaran subsidi pangan yang dipangkas itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, daging, dan telur. Ia menilai keputusan tersebut menunjukkan ketimpangan prioritas pemerintah daerah.
“Seharusnya anggaran Rp300 miliar itu dipertahankan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga. Alih-alih demikian, Banggar malah memprioritaskan dana hibah untuk Forkopimda yang dampaknya bagi masyarakat masih dipertanyakan,” lanjut Bun.
Ia menambahkan, dana hibah Rp200 miliar untuk Forkopimda seharusnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti mengatasi keterbatasan lahan pemakaman yang kini menjadi persoalan serius bagi warga.
“Jika pun anggaran subsidi pangan harus dialihkan, masih ada kepentingan lain yang lebih mendesak, salah satunya keterbatasan lahan pemakaman. Seharusnya sebagian dana hibah Forkopimda bisa dialihkan ke sana,” jelasnya.
Bun menegaskan bahwa Pemprov DKI perlu lebih cermat dalam menentukan skala prioritas anggaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Menurutnya, program sosial seperti Kartu Jakarta Lansia (KJL) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) seharusnya mendapat perhatian lebih besar.
Baca Juga: Sindiran Brutal 'Tolol Natural' Balas PSI yang Ungkit Jasa Jokowi ke AHY
“Saya pikir Pemprov DKI perlu mengatur anggarannya agar tepat sasaran. Selain pangan, bantuan seperti KJL dan KPDJ-lah yang seharusnya diprioritaskan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel