- Kelompok peretas Handala mengklaim berhasil membocorkan 100.000 lebih dokumen rahasia pejabat intelijen senior Israel.
- Target utama peretasan diduga adalah Deborah Oppenheimer, mantan pejabat tinggi Mossad yang kini di keamanan nasional.
- Dokumen bocoran itu diklaim mengungkap operasi propaganda dan upaya manipulasi opini global oleh Oppenheimer.
Suara.com - Kelompok peretas Handala mengklaim telah membocorkan lebih dari 100.000 dokumen rahasia milik pejabat senior intelijen Israel.
Dikutip dari kantor berita Iran, Tasnim, target utama di dugaan bocornya data rahasia itu ialah Deborah Oppenheimer, mantan pejabat tinggi Mossad yang kini menjabat di lembaga keamanan nasional Israel.
Dalam pernyataannya, kelompok tersebut menyebut telah mengakses email pribadi Oppenheimer selama bertahun-tahun.
“Kami memperoleh lebih dari 100.000 email sensitif yang kini tersedia untuk diunduh publik,” tulis mereka.
Handala menuduh dokumen tersebut berisi jejak panjang operasi propaganda dan manipulasi opini global.
“Ini mengungkap wajah sebenarnya jaringan pengaruh global, mulai dari kolaborasi rahasia hingga operasi media,” klaim mereka.
Kelompok itu juga menuding Oppenheimer berperan besar dalam memperluas pengaruh ideologi Zionisme di dunia internasional.
“Selama bertahun-tahun, dia membentuk opini publik melalui jaringan lobi dan media yang kuat,” lanjut pernyataan tersebut.
“Sekarang, dia telah tunduk pada kehendak publik,” tambah mereka, merujuk pada kebocoran data besar-besaran tersebut.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan
Namun Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Israel terkait klaim peretasan tersebut.
Dokumen yang disebut telah dipublikasikan itu diklaim memberikan gambaran detail tentang operasi rahasia lintas negara.
Akan tetapi, keaslian dan isi dokumen masih belum dapat diverifikasi secara independen.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki