- Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto, akan dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi yang menjerat Gubernur Abdul Wahid
- Gubernur Riau Abdul Wahid ditangkap dalam OTT KPK dengan barang bukti Rp1,6 miliar terkait dugaan suap proyek di Dinas PUPR
- SF Hariyanto memiliki karier birokrasi yang panjang, dimulai sebagai tenaga honorer pada 1983 hingga menjadi Wakil Gubernur Riau pada 2024
Suara.com - Lingkaran kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid semakin melebar.
Kini, sorotan tajam mengarah kepada wakilnya, SF Hariyanto, yang dikabarkan akan segera dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan.
Pemanggilan ini merupakan buntut dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau.
KPK menegaskan pemeriksaan terhadap Hariyanto diperlukan untuk mendalami konstruksi perkara yang telah menyeret atasannya.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa penyidik akan memanggil pihak-pihak yang dianggap mengetahui detail kasus ini.
SF Hariyanto, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur, dinilai memiliki informasi krusial.
“Kebutuhan pemeriksaan ini tentu bagi pihak-pihak yang dianggap mengetahui duduk perkara, nantinya akan dimintai keterangan oleh penyidik,” ujar Budi dikutip Selasa (4/11/2025).
Budi menambahkan, KPK terus mengembangkan penyelidikan dari hasil OTT tersebut, yang seringkali menjadi pintu masuk untuk membongkar praktik korupsi yang lebih masif di sebuah institusi pemerintahan.
Di tengah pusaran kasus ini, rekam jejak SF Hariyanto di dunia birokrasi menjadi perhatian.
Baca Juga: Viral! Gubernur Riau Kena OTT KPK, Wagub SF Hariyanto Banjir Ucapan Selamat
Memulai kariernya dari bawah sebagai tenaga honorer pada 1983, ia resmi diangkat menjadi PNS pada 1 November 1987.
Lulusan S1 Universitas Islam Riau (UIR) dan S2 Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia ini meniti karier hingga puncak, menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Riau pada Maret 2021.
Tiga tahun berselang, ia sempat menjadi Penjabat Gubernur Riau sebelum akhirnya dilantik mendampingi Abdul Wahid sebagai Wakil Gubernur Riau terpilih dalam Pilkada 2024.
Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid telah resmi ditahan setelah terjaring OTT.
Dalam operasi senyap tersebut, KPK menyita barang bukti uang tunai senilai total Rp1,6 miliar dalam bentuk rupiah, dolar Amerika, dan poundsterling.
Uang haram ini diduga hanya sebagian dari total suap yang diterima terkait proyek-proyek di Dinas PUPR.
Berita Terkait
-
Viral! Gubernur Riau Kena OTT KPK, Wagub SF Hariyanto Banjir Ucapan Selamat
-
Potret Gubernur Riau Abdul Wahid Usai Jadi Tahanan KPK
-
Resmi! Gubernur Riau Jadi Tersangka, Langsung Ditahan 20 Hari!
-
Drama Penangkapan Gubernur Riau: Kabur Saat OTT, Berakhir Diciduk KPK di Kafe
-
KPK Bongkar Modus 'Jatah Preman' Gubernur Riau, Proyek Dinas PUPR Dipalak Sekian Persen
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran