-
Pemprov DKI lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk antisipasi cuaca ekstrem Jakarta.
-
Ribuan kilogram garam disebar di atas perairan Banten untuk memicu hujan.
-
Operasi ini kolaborasi BPBD, BMKG, dan TNI AU untuk mitigasi bencana.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.
Operasi ini merupakan kolaborasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Pada Senin (10/11/2025), operasi memasuki hari keenam dan berpusat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat Casa 212-400/A-211 milik TNI AU.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa operasi difokuskan pada penyemaian awan di wilayah perairan barat dan selatan Banten. Tujuannya adalah untuk mengurai awan berpotensi hujan lebat sebelum mencapai kawasan Jabodetabek.
“Tim di lapangan melaksanakan tiga sorti penerbangan hari ini. Ini merupakan bagian dari strategi mitigasi dini guna mengurai potensi awan pembawa hujan intensitas tinggi sebelum memasuki wilayah Jakarta,” ujar Isnawa dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).
Berdasarkan laporan tim di lapangan, terpantau adanya pertumbuhan awan Cumulus yang signifikan dengan puncak mencapai 11.000 kaki di area target.
Total sebanyak 2.400 kilogram garam (NaCl) disebar dalam tiga sorti penerbangan untuk mempercepat proses kondensasi awan, sehingga hujan dapat turun di laut.
Isnawa menegaskan bahwa BPBD bersama BMKG dan TNI AU terus melakukan evaluasi harian untuk memastikan efektivitas operasi.
“Kami terus berkoordinasi setiap hari untuk menentukan titik semai paling potensial. Dengan kolaborasi ini, kami berupaya menjaga curah hujan tetap terkendali dan meminimalkan potensi banjir di Jakarta,” jelasnya.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Selama Seminggu, Jakarta Hujan Lebat dan Angin Kencang
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Masyarakat dapat mengakses informasi peringatan dini cuaca melalui kanal resmi BPBD DKI Jakarta, seperti aplikasi JAKI dan akun media sosial @bpbddkijakarta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
-
Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!
-
BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026
-
Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah
-
Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi
-
Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu
-
Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI
-
Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik