- Total ada 11 jenis pelanggaran pemicu tingginya kecelakaan di Ibu Kota yang akan menjadi target operasi.
- Sementara dalam pelaksanaannya, total 2.939 personel gabungan dari Polri, POM TNI, dan Dinas Perhubungan diterjunkan.
- Polda Metro Jaya juga akan memaksimalkan ETLE Mobile yang dapat merekam pelanggaran dari depan dan belakang.
Suara.com - Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Zebra Jaya 2025 selama 14 hari ke depan, mulai hari ini hingga 30 November. Total ada 11 jenis pelanggaran pemicu tingginya kecelakaan di Ibu Kota yang akan menjadi target operasi.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan, Operasi Zebra Jaya 2025 ini menjadi bagian dari cipta kondisi menuju Operasi Lilin dan pengamanan Natal–Tahun Baru.
Ia menyebut langkah ini mendesak dilakukan menyusul angka pelanggaran dan kecelakaan yang melonjak tajam sepanjang 2025.
“Pelanggaran sampai Oktober tercatat 500 ribu lebih dan mengakibatkan 11 ribu lebih kasus kecelakaan di Jakarta, berdampak terhadap 600 lebih korban meninggal dunia,” ungkap Komarudin usai Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Jaya 2025 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/11/2025).
Komarudin menambahkan, data Jasa Raharja juga memprihatinkan, di mana lebih dari Rp100 miliar anggaran santunan yang sudah dikeluarkan hingga Oktober.
Hunting System
Sementara dalam pelaksanaannya, total 2.939 personel gabungan dari Polri, POM TNI, dan Dinas Perhubungan diterjunkan.
Komarudin memastikan dalam Operasi Zebra Jaya 2025, pihaknya tak akan menggunakan pola razia stasioner yang menimbulkan penumpukan kendaraan. Tetapi, petugas akan menyisir ruas-ruas jalan rawan pelanggaran di luar 127 titik yang terpantau kamera ETLE.
“Kita tidak lagi menggunakan pola-pola razia stasioner, tapi lebih menggunakan hunting system,” jelasnya.
Baca Juga: Operasi Zebra 2025 Mulai Jam Berapa? Jadwal Berlaku Besok, Ini 8 Sasaran Utama
Polda Metro Jaya juga akan memaksimalkan ETLE Mobile yang dapat merekam pelanggaran dari depan dan belakang. Teknologi ini ditargetkan untuk mengatasi maraknya sepeda motor yang melepas plat belakang guna menghindari kamera statis.
“ETLE Mobile bisa capture depan dan belakang,” tegasnya.
11 Target Operasi Zebra Jaya 2025
Komarudin merinci 11 pelanggaran yang menjadi sasaran utama, antara lain:
- Tidak menggunakan helm;
- Pengendara motor di bawah umur;
- Pelanggaran batas kecepatan;
- TNKB atau plat nomor tidak sesuai ketentuan;
- Mengemudi di bawah pengaruh alkohol;
- Balapan liar;
- Penggunaan plat diplomatik palsu;
- Penyalahgunaan plat TNI/Polri;
- Kendaraan tanpa TNKB (plat dicopot);
- Pelanggaran yang mengancam keselamatan;
- Pelanggaran lain yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Menurut Komarudin, pelanggaran yang tidak dapat direkam ETLE —seperti pengemudi mabuk dan balapan liar— tetap akan ditindak dengan tilang konvensional.
Ia juga menekankan dalam Operasi Zebra Jaya 2025, Polda Metro Jaya menitikberatkan pada upaya edukasi dan pencegahan.
"Jadi 40 persen preemtif, kita banyak sosialisasi dan imbauan. Kemudian 40 persen preventif, penggelaran kekuatan secara masif. Sisa 20 persen adalah penegakan hukum. Harapan kita bersama, operasi ini bisa menekan angka pelanggaran dan kecelakaan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polda Metro Bentuk 'Polisi Siswa Keamanan', Apa Peran dan Tujuannya?
-
11 Daftar Nominal Denda Resmi Operasi Zebra 2025, Ada yang Tembus Rp1 Juta
-
Kapan Operasi Zebra 2025 Berakhir? Dimulai Hari Ini, Serentak di Seluruh Indonesia
-
7 Target Utama Operasi Zebra Hari Ini 17 November 2025, Jangan Sampai Kena Tilang!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi
-
Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas
-
OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026
-
Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan
-
Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal
-
Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei
-
Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam
-
UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara
-
Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam