- Nama 'Harapan' sendiri dipilih untuk membawa nuansa yang lebih sejuk dan optimisme baru.
- Pramono juga telah menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur vital.
- Landasan hukum perubahan nama ini adalah Keputusan Gubernur Nomor 973 Tahun 2025 yang telah ditandatangani oleh Pramono.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengubah nama kawasan Tanah Merah di Jakarta Utara menjadi Kampung Tanah Harapan.
Peresmian nama baru disampaikan di Kelapa Gading, Jakarta Utara hari ini, Selasa, 18 November 2025.
Langkah ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan sebuah penegasan komitmen penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk hadir dan membangun kawasan tersebut secara menyeluruh.
Pramono Anung dalam sambutannya, menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan fasilitas terbaik bagi warga Kampung Tanah Harapan.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk hadir secara menyeluruh, sepenuhnya, dan memberikan fasilitas yang sebaik-baiknya untuk Kampung Tanah Harapan ini," jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Pramono juga telah menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur vital.
"Maka saya sudah meminta kepada Asisten Pembangunan, Asisten Pemerintahan untuk segera mempersiapkan, memperbaiki di antaranya hal yang berkaitan dengan penataan saluran air, karena di sini tempat yang sering banjir. Lalu jalan, kemudian juga pos bantuan hukum, dan yang lain-lain," kata dia.
Landasan hukum perubahan nama ini adalah Keputusan Gubernur Nomor 973 Tahun 2025 yang telah ditandatangani oleh Pramono Anung.
Politikus senior PDI Perjuangan itu menekankan bahwa esensi utama dari perubahan ini adalah terbukanya akses penuh bagi warga terhadap program bantuan sosial Pemprov DKI.
Baca Juga: Pramono Ungkap Fakta Baru Buntut Ledakan SMAN 72: Banyak Siswa Ingin Pindah Sekolah
"Sehingga hal yang berkaitan dengan bantuan-bantuan sosial yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta sekarang bisa sepenuhnya dilakukan di sini, antara lain KJP, KJMU, kemudian pemutihan ijazah, pos bantuan hukum, pendirian Koperasi Merah Putih, dan sebagainya," kata Pramono.
Nama 'Harapan' sendiri dipilih untuk membawa nuansa yang lebih sejuk dan optimisme baru, sekaligus memastikan tidak ada perubahan administrasi kependudukan yang merepotkan warga.
"Sama sekali tidak ada perubahan administrasi. Sehingga dengan demikian, nggak perlu perubahan KTP dan sebagainya. Bahkan sekarang ini masyarakat yang dulunya ragu-ragu untuk umrah, haji, sekarang pemerintah menjamin mereka bisa untuk mengurus itu, mendapatkan paspor dan sebagainya," tegas Pramono.
Komitmen lainnya adalah memastikan akses air bersih dengan menginstruksikan PAM Jaya untuk segera masuk ke wilayah Kampung Tanah Harapan.
Berita Terkait
-
Buruh Tuntut UMP DKI Rp6 Juta, Gubernur Pramono Malah Tak Bisa Ditemui, Ada Apa?
-
Pramono Bantah Isu Tarif LRT Rp160 Ribu: Jadi Saja Belum
-
Tegas! Pramono Anung Larang Jajarannya Persulit Izin Pembangunan Rumah Ibadah di Jakarta
-
Heboh Pakan Satwa Ragunan Dibawa Pulang Petugas, Pramono Membantah: Harimaunya Tak Keluarin Nanti
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi
-
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian