- Luthfi dorong daerah gelar forum bisnis untuk percepat investasi, mencontoh sukses Sembiz Semarang.
- Investasi Jateng capai Rp66,13 T dan serap 326 ribu pekerja, dorong pertumbuhan ekonomi hingga 5,37%.
- Iklim investasi Semarang dinilai optimal dengan infrastruktur, stabilitas sosial, dan SDM yang kompeten.
Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada pemerintah kabupaten/kota untuk menggelar forum bisnis, guna mendongkrak investasi di masing-masing daerah.
Hal itu disampaikan oleh Luthfi saat membuka acara Semarang Business Forum (Sembiz) 2025 di Grand Ballroom Hotel PO, Kota Semarang, pada Selasa, 18 November 2025.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang yang secara rutin telah menggelar Semarang Business Forum (Sembiz). Tercatat, sampai 2025 ini total sudah 18 kali forum bisnis itu telah diselenggarakan. Forum ini dinilai cukup efektif untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah setempat.
"Kota Semarang mengadakan event ini juga bagus sekali, apalagi sudah 18 kali atau 18 tahun mengadakan. Tentu event-event bisnis ini bisa dikembangkan di daerah lain," kata Luthfi.
Dikatakan Luthfi, forum bisnis yang diselenggarakan oleh Kota Semarang selaras dengan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat, yaitu dalam rangka meningkatkan investasi dan menumbuhkan perekonomian.
Sebab, kata dia, dalam membangun wilayah tidak bisa hanya mengandalkan APBD dan APBN, tetapi juga dari investasi dalam negeri dan luar negeri.
"Dengan investasi itu, ekonomi akan berkembang, kemudian sarapan tenaga kerja juga meningkat, sehingga pengangguran bisa kita reduksi,” kata dia.
Sebagai informasi itu, realisasi investasi di Jawa Tengah sampai September 2025 mencapai Rp66,13 triliun, sebanyak 56% merupakan penanaman modal asing (PMA) dan 44% penanaman modal dalam negeri (PMDN).
Melalui investasi yang masuk, serapan tenaga kerja dari investasi tersebut mencapai 326.462 orang dan menjadi yang tertinggi kedua di Pulau Jawa.
Baca Juga: YES 2025: Berbagi Tips Investasi Bagi Generasi Muda Termasuk Sandwich Generation
Senyampang dengan itu, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu, 5 November 2025, pertumbuhan ekonomi provinsi Jawa Tengah pada Triwulan III (Juli-September) 2025 sebesar 5,37 persen secara Year on Year (YoY). Pertumbuhan itu lebih tinggi dari capaian nasional yang tumbuh 5,04 persen.
Bahkan, angka kemiskinan di Jateng mengalami penurunan dari 9,58% pada 2024 menjadi 9,48% pada 2025.
"Investasi ini menjadi suatu daya tarik tersendiri dalam rangka menumbuhkembangkan ekonomi baru di tempat kita,” kata dia.
Dikatakan Luthfi, para investor banyak tertarik menanamkan investasinya di Jawa Tengah, terutama di sejumlah kawasan industri di provinsi ini. Oleh karenanya, Ia mendorong kepada bupati/walikota di wilayahnya agar mengusulkan kawasan industi baru.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, Kota Semarang berada pada momentum terbaiknya dalam iklim investasi. Sebab, infrastruktur terus digenjot, iklim sosial yang stabil, sumber daya manusia yang kompeten, dan perkonomian yang tumbuh konsisten.
"Inilah saat yang tepat untuk berinvestasi, di mana pondasinya kuat dan peluangnya terbuka lebar. Saat ini Semarang sedang menempatkan dirinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Gebrakan Anti-Rasuah Berbuah Manis, 4 PD Pemkot Surabaya Terima Predikat WBK
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi
-
Tembus 96 Persen! Wilayah Ini Jadi Pendukung Paling Loyal Prabowo-Gibran Menurut Survei Terbaru
-
Pengamat Ingatkan Menteri Jangan Jadikan Jabatan Batu Loncatan Politik
-
Gebrakan Prabowo di Washington, Bikin Investor Global Siap Guyur Modal ke RI?
-
Dari Parkiran Minimarket ke Rumah Kosong, Polda Metro Bongkar Peredaran 18 Kg Ganja di Jakbar!
-
Detik-detik Gerak Cepat Bareskrim Polri Sita Aset Kantor PT Dana Syariah Indonesia
-
Siap-siap! Todd Boehly Janji Boyong Chelsea dan LA Lakers ke Indonesia Usai Bertemu Prabowo
-
Lewat #TemanAdemRamadan, Aqua Kampanyekan Puasa Lebih Adem dan Sabar
-
Menlu Sugiono: Indonesia Siap Kirim 8.000 Personel Pasukan ISF, Fokus Lindungi Warga Sipil