-
KemenPPPA mendukung arahan Presiden Prabowo untuk tidak mengerahkan siswa menyambut kunjungan kerja.
-
Hal ini bertujuan agar anak-anak tetap fokus belajar dan tidak kehilangan jam sekolah.
-
Partisipasi anak dalam kegiatan kreatif di luar jam sekolah tetap didukung.
Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mendukung penuh arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta pemerintah daerah tidak lagi mengerahkan siswa sekolah dasar untuk menyambut kedatangannya saat kunjungan kerja. Instruksi tersebut dinilai selaras dengan prinsip perlindungan anak dan prioritas pendidikan.
Plt. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Ratna Susianawati, menegaskan bahwa instruksi tersebut sejalan dengan hak utama anak untuk belajar dan mendapatkan kenyamanan selama proses pendidikan.
"Pastinya kami sejalan dengan arahan Bapak Presiden, karena fokus utama anak adalah belajar. Partisipasi anak bisa dilakukan di ruang-ruang positif lainnya, tidak harus terlibat dalam seremoni," kata Ratna di Jakarta, Kamis (20/11/2024).
Menurutnya, arahan Presiden ini penting agar anak tidak terus-menerus ditarik keluar dari kegiatan utama mereka di sekolah dan kehilangan jam belajar yang berharga.
"Arahan Bapak Presiden ini sangat positif untuk memastikan anak tetap fokus dalam proses belajar-mengajar," tuturnya.
Ratna menambahkan, KemenPPPA akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan arahan Presiden dipatuhi. Tujuannya agar tidak ada lagi praktik pengerahan anak ke pinggir jalan yang membuat mereka kepanasan dan kehilangan waktu belajar.
Meskipun demikian, ia menjelaskan bahwa larangan ini bukan berarti membatasi partisipasi anak dalam kegiatan positif lainnya. Kreativitas anak tetap bisa difasilitasi dalam aktivitas yang tidak mengganggu jam pelajaran.
"Dalam proses belajar-mengajar, biarkan mereka konsentrasi. Untuk hal lain seperti ajang kreativitas atau penampilan seni, tentu masih bisa kita lihat situasinya di luar jam sekolah," pungkas Ratna.
Baca Juga: Legislator PKB Beri Peringatan Keras ke Prabowo: Awas Jebakan Israel di Misi Pasukan Perdamaian Gaza
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi
-
Tembus 96 Persen! Wilayah Ini Jadi Pendukung Paling Loyal Prabowo-Gibran Menurut Survei Terbaru
-
Pengamat Ingatkan Menteri Jangan Jadikan Jabatan Batu Loncatan Politik
-
Gebrakan Prabowo di Washington, Bikin Investor Global Siap Guyur Modal ke RI?
-
Dari Parkiran Minimarket ke Rumah Kosong, Polda Metro Bongkar Peredaran 18 Kg Ganja di Jakbar!
-
Detik-detik Gerak Cepat Bareskrim Polri Sita Aset Kantor PT Dana Syariah Indonesia
-
Siap-siap! Todd Boehly Janji Boyong Chelsea dan LA Lakers ke Indonesia Usai Bertemu Prabowo
-
Lewat #TemanAdemRamadan, Aqua Kampanyekan Puasa Lebih Adem dan Sabar
-
Menlu Sugiono: Indonesia Siap Kirim 8.000 Personel Pasukan ISF, Fokus Lindungi Warga Sipil
-
Bansos PKH dan Sembako Sudah Cair di Bulan Ramadan