- Populi Center merilis survei nasional Oktober 2025, menetapkan TNI sebagai lembaga paling dipercaya publik dengan 87,9 persen.
- Lembaga Kepresidenan menempati posisi kedua dengan tingkat kepercayaan 87,1 persen, hanya sedikit di bawah TNI.
- DPR RI mencatat tingkat kepercayaan publik terendah, yaitu 50,9 persen, berdasarkan survei 1.200 responden.
Suara.com - Lembaga survei Populi Center merilis hasil survei nasional terbaru terkait evaluasi lembaga negara. Hasilnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai lembaga negara dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi dalam survei ini.
Dalam survei yang dilakukan pada periode 12 hingga 20 Oktober 2025 tersebut, TNI menduduki peringkat pertama dengan tingkat kepercayaan (skala 6-10) mencapai 87,9 persen.
Posisi kedua ditempati oleh lembaga Kepresidenan (Presiden) dengan tingkat kepercayaan yang sangat tipis di bawah TNI, yakni sebesar 87,1 persen.
Hal menarik terlihat pada posisi ketiga, di mana Badan Gizi Nasional mendapatkan tingkat kepercayaan publik yang cukup tinggi sebesar 72,2 persen, mengungguli lembaga penyelenggara pemilu dan penegak hukum lainnya.
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berada di posisi keempat dengan 71,1 persen, diikuti oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan 69,2 persen, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan 69,0 persen.
Untuk lembaga penegakan hukum dan peradilan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat kepercayaan 67,0 persen, Mahkamah Agung (MA) 64,5 persen, Kejaksaan Agung 63,6 persen, dan Mahkamah Konstitusi (MK) 61,8 persen. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berada di papan bawah dengan tingkat kepercayaan 58,1 persen.
Tiga posisi terbawah dalam survei tingkat kepercayaan ini ditempati oleh lembaga legislatif dan partai politik.
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI memperoleh 55,2 persen, Partai Politik 51,7 persen, dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menjadi lembaga dengan tingkat kepercayaan terendah, yakni hanya 50,9 persen.
Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face-to-face interview) menggunakan aplikasi survei Populi Center. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling).
Baca Juga: Survei Terbaru Populi Center Sebut 81,7 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Bawa Indonesia Lebih Baik
Responden tersebar di 120 kelurahan/desa di 38 provinsi di Indonesia. Survei ini memiliki margin of error (MoE) sekitar ± 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Proporsi responden seimbang antara laki-laki dan perempuan (50:50), dengan mayoritas beragama Islam (90,6%), dan latar belakang pendidikan terbesar adalah tamatan SMA sederajat (40,0%).
Berita Terkait
-
Survei Terbaru Populi Center Sebut 81,7 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Bawa Indonesia Lebih Baik
-
Nasir Djamil Berharap Presiden Prabowo Segera Tetapkan Status Bencana Nasional
-
Rombakan Besar Prolegnas 2026: RUU Danantara dan Kejaksaan Dihapus, RUU Penyadapan Masuk Radar Utama
-
DPR Soroti Rentetan Bencana di Sumatera, Desak Pemda Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel