- Populi Center merilis survei nasional Oktober 2025, melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi.
- Sebanyak 81,7 persen responden menyatakan yakin pasangan Prabowo-Gibran membawa Indonesia menjadi lebih baik.
- Tingkat pesimisme publik tergolong rendah, hanya 16,6 persen responden yang menyatakan keraguan.
Suara.com - Lembaga survei Populi Center merilis hasil survei nasional terbarunya. Salah satunya dalam survei tersebut menunjukkan tingginya optimisme publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Berdasarkan data yang dipaparkan, mayoritas responden, yakni sebesar 81,7 persen, menyatakan keyakinannya bahwa pasangan Prabowo-Gibran dapat membawa Indonesia menjadi lebih baik.
Angka keyakinan tersebut merupakan akumulasi dari dua kategori jawaban, di mana sebanyak 73,4 persen responden menyatakan "yakin" dan 8,3 persen menyatakan "sangat yakin".
"Saat ditanya seberapa yakin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat membawa Indonesia menjadi lebih baik, sebanyak 81,7 persen menjawab yakin," demikian bunyi keterangan dalam rilis media Populi Center dikutip Suara.com, Jumat (28/11/2025).
Di sisi lain, tingkat pesimisme publik tergolong rendah. Hanya 16,6 persen responden yang menyatakan keraguannya.
Angka ini terdiri dari 15,8 persen responden yang menjawab "tidak yakin" dan 0,8 persen yang menjawab "sangat tidak yakin". Sementara itu, sisanya sebesar 1,7 persen memilih untuk menolak menjawab.
Survei nasional ini diselenggarakan pada periode 12 hingga 20 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.200 responden.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka (face-to-face interview) menggunakan aplikasi survei Populi Center.
Responden dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) yang tersebar secara proporsional di 120 kelurahan/desa di 38 provinsi di Indonesia.
Baca Juga: Senyum Semringah Suami Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Saat Kunjungi Rutan KPK
Adapun batas kesalahan (margin of error) survei ini diperkirakan sebesar ± 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel responden mencerminkan demografi nasional dengan proporsi gender seimbang (50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan). Dari segi pendidikan, mayoritas responden berlatar belakang pendidikan SMA sederajat (40 persen) dan SD ke bawah (29,9 persen).
Besaran sampel di tiap wilayah dialokasikan sesuai dengan proporsi jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dikeluarkan oleh KPU, guna menjamin distribusi sampel yang memadai dan representatif.
Berita Terkait
-
KPK Jelaskan Asal Usul Kasus ASDP yang Terdakwanya Direhabilitasi Presiden
-
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Ratu Maxima, Bahas Inklusi Keuangan dan Judi Online
-
Senyum Semringah Suami Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Saat Kunjungi Rutan KPK
-
Arahan Prabowo: Kesejahteraan Atlet Prioritas Utama, Beasiswa LPDP dan Bonus Internasional Naik
-
Terima Erick Thohir, Prabowo Kasih 3 Arahan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembinaan Atlet Nasional
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp
-
Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung
-
Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis
-
Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG
-
Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal
-
LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG
-
Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie
-
Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik
-
Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal
-
Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu