- Longsor dan banjir bandang memutus akses Danau Maninjau, warga terisolasi dan harus naik perahu untuk keluar kampung.
- Logistik menipis, harga kebutuhan pokok melonjak, dan bantuan pemerintah belum masuk.
- Warga bertahan di pengungsian sambil berharap akses segera dibuka dan bantuan datang.
Suara.com - Wilayah Danau Maninjau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merupakan kawasan yang juga terdampak bencana banjir bandang dan longsor, usai hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak Rabu malam (26/11).
Tempat yang biasa dipandang sebagai surga wisata, dengan danau, bukit menghijau, sawah terhampar, dan permukiman tradisional yang damai, kini berubah menjadi zona darurat bencana.
Jalan Terputus, Warga Terisolasi
Jembatan Muaro Pauh rusak parah. Akses Sungai Batang di kawasan Tumayo ikut amblas. Di sisi lain, jalur menuju Desa Gadang tertutup lumpur, batang pohon, dan bebatuan sebesar rumah.
Warga yang tinggal di jorong-jorong sekitar seperti Labuah Nagari, Bancah, dan Arikia benar-benar terputus dari dunia luar. Tak ada kendaraan yang bisa lewat.
Satu-satunya cara warga keluar dari kampung adalah dengan menyewa speed boat atau perahu kayu, menembus gelombang danau yang kadang tak bersahabat.
“Kami baru bisa komunikasi setelah ikut warga ke Lubuk Basung naik perahu. Jalan semua putus, mau ke mana pun tak bisa,” ujar Amir Syakib, dalam pesan singkat pada Suara.com.
Sementara itu, banyak keluarga memilih mengungsi ke bangunan-bangunan yang masih aman seperti museum dan kantor nagari. Listrik mati total, jaringan komunikasi sempat hilang hampir dua hari.
Bau Bangkai Ikan dan Lumpur Menyergap Permukiman
Baca Juga: Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker 50 Kirim 6 Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
Danau Maninjau yang biasanya tenang berubah muram. Ribuan ikan mati mengambang, terbawa arus bercampur lumpur dari hulu. Bau menyengatnya menyelimuti rumah-rumah warga.
“Sebenarnya mau tidur di rumah, tapi danau dengan ribuan bangkai ikan itu menusuk sekali. Mau muntah rasanya,” tutur dia.
Di sisi lain, halaman rumah-rumah dipenuhi lumpur, serabut kayu, dan batu besar yang ikut terseret banjir bandang. Permukaan air danau ikut naik menenggelamkan rumah.
Dari foto-foto yabg beredar, pohon kelapa tumbang, kandang ternak hilang, ikan di karamba mati dan lahan pertanian tertimbun lumpur dalam. Hamparan desa yang luluh lantak, sawah-sawah seolah terkelupas.
Logistik Menipis, Harga Melonjak
Meski kondisi cuaca sudah membaik, masalah yang jauh lebih besar menanti: keterbatasan logistik. Bantuan pemerintah belum masuk ke sebagian besar jorong karena akses menuju lokasi masih tertutup.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu