- Kemenhub memproyeksikan 119,5 juta orang (42,01% populasi) akan bergerak selama Nataru 2025/2026 berdasarkan survei komprehensif.
- Pulau Jawa menjadi episentrum pergerakan dengan Jawa Barat sebagai daerah asal terbanyak dan Jawa Tengah tujuan utama.
- Mobil pribadi adalah moda transportasi favorit masyarakat, dengan puncak keberangkatan diprediksi terjadi H-1 Natal 2025.
Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis proyeksi pergerakan masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang diprediksi akan mencapai angka fantastis.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 119,5 juta orang pemudik atau setara dengan 42,01 persen dari total populasi Indonesia diperkirakan akan melakukan perjalanan.
Angka masif ini menjadi sinyal kuat potensi kepadatan luar biasa di berbagai ruas jalan dan simpul transportasi di seluruh Indonesia.
Proyeksi ini disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (8/12/2025).
Data tersebut bukan sekadar perkiraan, melainkan hasil survei komprehensif yang melibatkan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub, Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta kalangan akademisi.
"Hasil survei menunjukkan bahwa 42,01 persen penduduk Indonesia atau sekitar 119,5 juta orang berencana melakukan perjalanan akhir tahun," kata Dudy di hadapan para anggota dewan.
Menurut Menhub Dudy, ledakan mobilitas ini dipicu oleh kombinasi beberapa faktor. Momentum libur panjang yang bersamaan dengan perayaan hari besar keagamaan, kualitas infrastruktur konektivitas yang semakin membaik, tren berwisata yang terus meningkat, serta nilai budaya masyarakat untuk merayakan Natal di kampung halaman menjadi pendorong utamanya.
Pulau Jawa Tetap Jadi Episentrum Pergerakan
Berdasarkan hasil survei, Pulau Jawa masih akan menjadi pusat pergerakan terbesar. Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai daerah asal perjalanan terbanyak dengan estimasi mencapai 20,26 juta orang (16,96 persen), diikuti oleh Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Baca Juga: Jelang Nataru 2025, Organda Soroti Jalan Rusak hingga Solar Langka
Sementara itu, untuk daerah tujuan favorit, Jawa Tengah menempati posisi puncak dengan perkiraan akan didatangi oleh 20,23 juta orang (16,93 persen). Posisi selanjutnya ditempati oleh Jawa Timur dan Jawa Barat.
"Adapun pada tingkat kabupaten/kota, pergerakan terbesar berasal dari Kota Jakarta Timur sebesar 3,05 persen atau 3,64 juta orang, diikuti Kabupaten Bekasi dan Kota Makassar," katanya.
Untuk kategori destinasi wisata, Yogyakarta diprediksi akan menjadi primadona dengan potensi kedatangan 5,15 juta orang (4,31 persen). Kabupaten Bandung dan Kabupaten Malang menyusul sebagai tujuan wisata terfavorit lainnya.
Mobil Pribadi Mendominasi, Puncak Arus H-1 Natal
Salah satu temuan paling krusial dari survei ini adalah preferensi masyarakat terhadap moda transportasi. Kendaraan pribadi, khususnya mobil, masih menjadi pilihan utama. Tercatat, sebanyak 51,12 juta orang atau 42,78 persen responden berencana menggunakan mobil pribadi.
Pilihan populer lainnya secara berurutan adalah sepeda motor, bus, mobil sewa, travel, angkutan udara, dan kereta api.
Berita Terkait
-
Jelang Nataru 2025, Organda Soroti Jalan Rusak hingga Solar Langka
-
7 Rekomendasi Oleh-Oleh Kekinian dari Bandung, Persiapan Libur Nataru 2025/2026
-
Liburan Singkat Akhir Tahun? Ini 4 Tips Memilih Destinasi yang Tepat
-
Awas Cuaca Ekstrem, DPR Minta Kemenhub hingga BMKG 'Kawin' Data Demi Mudik Nataru Aman
-
Pendaftaran Mudik Motor Gratis (Motis) Nataru 2025: Rute, Jadwal dan Syarat
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri