- Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi ilegal di Apartemen Basura, Jakarta Timur, yang telah berjalan sejak 2023 hingga November 2025.
- Sindikat ini menipu 361 pasien dengan modus mengaku klinik resmi, meraup total keuntungan mencapai Rp2,6 miliar.
- Polisi meringkus tujuh tersangka dengan peran berbeda, termasuk eksekutor, admin, dan penyewa tempat praktik ilegal tersebut.
Suara.com - Sebuah unit di Apartemen Basura, Jakarta Timur, yang seharusnya menjadi hunian, ternyata disulap menjadi lokasi praktik aborsi ilegal yang beroperasi secara masif selama dua tahun terakhir.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil membongkar sindikat ini, mengungkap fakta-fakta mengerikan di baliknya.
Praktik haram yang berjalan senyap di tengah hiruk pikuk ibu kota ini telah memakan ratusan korban. Para pelaku berhasil meraup keuntungan miliaran rupiah dengan modus penipuan berkedok layanan kesehatan profesional.
"Sudah berlangsung dari 2023 sampai dengan November 2025, dengan pasien sebanyak 361 orang," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/12/2025).
Dalam penggerebekan ini, polisi berhasil meringkus tujuh orang tersangka yang memiliki peran masing-masing dalam jaringan kejahatan tersebut.
Tiga di antaranya adalah perempuan, yakni NS yang bertindak sebagai eksekutor aborsi, RH yang membantunya, dan M yang bertugas sebagai admin sekaligus penjemput pasien. Dua pasien berinisial KWM dan R juga turut diamankan.
"Sedangkan dua pria berinisial LN mencari serta menyewa tempat aborsi dan YH berperan sebagai pengelola admin situs," katanya.
Untuk menjerat para korbannya, sindikat ini menggunakan modus operandi yang sangat meyakinkan. Mereka memasarkan jasanya melalui situs web dengan nama yang mencatut jenama terpercaya, yakni ”Klinik Aborsi Kuret Promedis” dan “Klinik Aborsi Raden Saleh”.
Dalam situs tersebut, mereka mengklaim sebagai klinik resmi untuk mengelabui para calon pasien yang sedang dalam kondisi rentan.
Baca Juga: Polda Metro Bongkar Bisnis Aborsi Ilegal Modus Klinik Online: Layani 361 Pasien, Omzet Rp2,6 Miliar
"Dalam iklan pemasarannya pada akun situs tersebut tempat praktek aborsi tersebut mengaku memiliki ijin praktek resmi serta dilakukan tindakan aborsi oleh dokter obgyn (dokter spesialis yang menangani kesehatan reproduksi wanita secara menyeluruh)," ujar Edy.
Dengan iming-iming penanganan oleh dokter spesialis, para korban dikenakan biaya yang tidak sedikit. Pasien diminta membayar antara Rp5 juta hingga Rp8 juta untuk satu kali tindakan, yang pembayarannya dilakukan melalui transfer rekening.
Dari bisnis ilegal ini, para tersangka berhasil mengumpulkan pundi-pundi rupiah yang fantastis. "Total keuntungan yang telah didapat dari keseluruhan tersangka dari tahun 2023 - 2025 sebesar Rp2,6 miliar," kata Edy.
Pengungkapan kasus ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (7/11) pagi, sekitar pukul 08.45 WIB.
Lokasi yang menjadi sasaran adalah satu unit di Apartemen Basura, Tower Alamanda Lantai 28 Unit A/28/AC, Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur.
Di dalam unit tersebut, polisi menemukan berbagai barang bukti yang menguatkan adanya praktik aborsi ilegal.
Berita Terkait
-
Polda Metro Bongkar Bisnis Aborsi Ilegal Modus Klinik Online: Layani 361 Pasien, Omzet Rp2,6 Miliar
-
Polda Metro Jaya Tutup UKW 2025, 77 Wartawan Dinyatakan Kompeten
-
Tangkal Hoaks, Polda Metro Jaya dan FWP Gelar Uji Kompetensi Wartawan
-
Jelang Gelar Perkara Khusus Kasus Ijazah Jokowi, Kubu Roy Suryo Ajukan 3 Tuntutan ke Polda Metro
-
Tak Cukup di Jabar, TikToker Resbob Kini Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang