- Pemkot Tangerang Selatan merespons viralnya tumpukan sampah di Flyover Ciputat dengan mengerahkan satgas dan 15 armada tambahan.
- Masalah utama muncul karena produksi sampah harian 1.300 ton melebihi kapasitas olah 1.050 ton per hari.
- Pemkot melakukan sterilisasi darurat dan merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah sebagai solusi jangka panjang.
"Ini adalah solusi permanen untuk mengubah limbah menjadi energi bersih. Kami menargetkan groundbreaking pada Kuartal III tahun depan agar ketergantungan pada TPA konvensional berkurang," jelas Asep.
Krisis sampah ini juga menjadi momentum bagi Pemkot untuk melakukan evaluasi menyeluruh, baik secara internal maupun dalam pola komunikasi dengan warga, terutama di sekitar TPA Cipeucang yang juga kerap menjadi sorotan.
Menanggapi kritik terhadap kondisi TPA, Asep menyatakan aksi korektif telah dilakukan, mulai dari peningkatan frekuensi penyemprotan deodorizer hingga percepatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Lindi atau Lindi Treatment Plant (LTP).
Di sisi hulu, program untuk menekan produksi sampah dari sumbernya juga digalakkan melalui "Gerakan 1.000 Bank Sampah Sekolah/RT".
Program itu menargetkan adanya reduksi atau pengurangan sampah hingga 25 persen dalam dua tahun ke depan, dengan mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.
Berita Terkait
-
Darurat Sampah, Terpal Jadi Andalan Pemkot Tangsel
-
Rano Karno Minta Warga Jakarta Berbenah: Stop Buang Sampah ke Sungai!
-
Gaya Hidup Ramah Bumi: Perpanjang Umur Barang, Kurangi Sampah, Hidup Lebih Sustainable
-
Sadis! Komplotan Perampok di Tangsel Keroyok Korban, Disekap di Mobil Sambil Dipaksa Cari Orang
-
Ratu Maxima Terkejut Ada Bank Terima Bayar KPR Lewat Sampah, Gimana Mekanismenya?
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Kemkomdigi Normalkan Akses Grok di X dengan Syarat Ketat dan Pengawasan Berkelanjutan
-
LSM Penjara 1 dan Polri: Mendefinisikan Ulang Keamanan Lewat Budaya Tertib Masyarakat
-
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
-
Drama OJK: Setelah Ketua dan Wakil Mundur, Siapa yang Ditunjuk Prabowo Jadi Pengganti?
-
Waspada! Daerah Ini Diprediksi BMKG Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Minggu Ini
-
Waspada! Pos Angke Hulu Siaga 3 Gegara Hujan Deras, Jakarta Sempat Tergenang
-
Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme
-
Anggaran Bencana Dipangkas Drastis, Legislator PDIP Ini Desak Kemensos Tinjau Ulang
-
OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
-
Pembangunan Huntara Terus Dikebut, 4.263 Unit Rampung di 3 Provinsi Terdampak Bencana