- Perampokan brutal terjadi di Ciputat, Tangerang Selatan, melibatkan pengeroyokan dan penyekapan korban berinisial AWS.
- Polres Tangerang Selatan berhasil meringkus lima pelaku berinisial RAP, AR, IH, A, dan IS dalam waktu lima jam.
- Motif pelaku diduga memaksa korban memberitahukan keberadaan seseorang berinisial C sebelum merampas kendaraan korban.
Suara.com - Aksi perampokan brutal terjadi di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, di mana seorang pria tak hanya dirampok, tetapi juga dikeroyok dan disekap di dalam mobil oleh komplotan pelaku.
Namun, pelarian para perampok ini tak berlangsung lama. Hanya dalam hitungan jam, tim dari Polres Tangerang Selatan berhasil meringkus kelima pelaku.
Kelima tersangka, yang masing-masing berinisial RAP (26), AR (26), IH (31), A (30), dan IS (34), kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan sadis mereka di balik jeruji besi.
"Kelima tersangka kini telah diamankan di Rutan Polres Tangerang Selatan," ucap Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, di Tangerang, Minggu (30/11/2025).
Peristiwa keji ini bermula ketika korban berinisial AWS (29) tiba-tiba dikeroyok oleh para pelaku.
Tak berhenti di situ, korban yang tak berdaya kemudian dipaksa masuk ke dalam sebuah mobil dan dibawa kabur menuju wilayah Cisauk.
Di lokasi yang sepi itulah, penderitaan korban berlanjut. Ia kembali menjadi bulan-bulanan amukan para pelaku.
"Sesampainya di lokasi, korban kembali mendapat kekerasan fisik berupa pukulan di bagian kepala, lengan, dan dada," kata Wira sebagaimana dilansir Antara.
Di tengah aksi kekerasan tersebut, terungkap motif aneh para pelaku. Mereka diduga memaksa korban untuk memberitahukan keberadaan seseorang berinisial C.
Baca Juga: Utang Rp500 Ribu Berujung Maut: Dibentak dan Diludahi, SA Gorok Leher Teman Saat Tertidur
Setelah puas menganiaya dan tak mendapatkan informasi yang dicari, para pelaku merampas kunci kendaraan beserta STNK milik korban sebelum akhirnya meninggalkannya begitu saja.
Korban yang mengalami luka-luka segera melaporkan kejadian mengerikan tersebut ke Polres Tangerang Selatan pada 26 November 2025. Laporan itu langsung direspons cepat oleh aparat.
Berbekal keterangan korban dan sejumlah saksi, tim Satreskrim Polres Tangerang Selatan bergerak memburu para pelaku dan berhasil menangkap mereka hanya dalam waktu lima jam.
Wira menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas kejahatan jalanan melalui operasi khusus.
"Penangkapan ke lima pelaku pencurian disertai kekerasan (curas) ini bagian dari Operasi Sikat Jaya," tegas Wira.
Saat ini, polisi masih terus mendalami motif kejahatan serta peran dari masing-masing tersangka. Pihak berwenang juga tengah menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi perampokan brutal ini.
Berita Terkait
-
Utang Rp500 Ribu Berujung Maut: Dibentak dan Diludahi, SA Gorok Leher Teman Saat Tertidur
-
Fakta Baru Mayat di Cikupa: Diduga Tewas Sepekan, Dibungkus Plastik dan Karung
-
Mayat Membusuk Terbungkus Plastik Ditemukan di Kebun Pisang Cikupa, Polisi Buru Identitas Korban
-
Dugaan Perundungan Tewaskan Siswa SMPN 19 Tangsel, Mendikdasmen Segera Ambil Kebijakan Ini
-
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Perundungan, JPPI: Ini Kegagalan Negara
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam