- Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, ditangkap KPK melalui Operasi Tangkap Tangan pada Kamis, 18 Desember 2025.
- Ade Kuswara Kunang dilantik menjadi Bupati Bekasi pada 20 Februari 2025, dikenal sebagai pemimpin berusia 33 tahun.
- KPK mengonfirmasi penangkapan tersebut; Bupati beserta sembilan orang lainnya sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih.
Suara.com - Panggung politik Kabupaten Bekasi diguncang hebat. Bupati yang baru menjabat kurang dari setahun, Ade Kuswara Kunang, harus berhadapan dengan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (18/12/2025).
Pintu ruang kerjanya yang kini disegel KPK menjadi simbol bisu atas karir politik seorang pemimpin muda yang tengah berada di ujung tanduk.
Penangkapan ini sontak mengejutkan publik, mengingat sosok Ade yang dikenal sebagai politikus muda dengan karir yang melesat cepat.
Ia berhasil merebut kursi Bupati Bekasi di usia yang terbilang sangat muda, yakni 33 tahun, membawa citra baru bagi kepemimpinan di salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia. Lantas, siapa sebenarnya Ade Koswara Kunang?
Profil Sang Bupati Milenial
Lahir pada 15 Agustus 1993, Ade Kuswara Kunang adalah putra daerah tulen. Dilihat dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi, jejak pendidikannya terekam kuat di Cikarang Selatan, wilayah yang kini dipimpinnya.
Ia menempuh pendidikan dasar di SDN Sukadami 03 (2000-2006), berlanjut ke SMPN 1 Cikarang Selatan (2006-2009), dan menamatkan sekolah menengah atas di SMAN 1 Cikarang Selatan (2009-2012).
Gelar Sarjana Hukum (S.H.) berhasil diraihnya dari President University pada tahun 2016, sebuah institusi pendidikan yang berlokasi di jantung kawasan industri Cikarang. Bekal pendidikan hukum inilah yang kemudian membawanya terjun ke dunia politik praktis.
Sebelum menjadi orang nomor satu di Bekasi, nama Ade Kuswara Kunang sudah lebih dulu dikenal di parlemen lokal. Ia tercatat pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan.
Baca Juga: OTT KPK di Kalsel, Dua Orang Tiba di Gedung Merah Putih untuk Pemeriksaan Intensif
Pengalamannya sebagai legislator menjadi modal elektoral yang kuat saat ia memutuskan maju dalam kontestasi Pilbup Bekasi 2024-2029.
Diusung oleh partainya, PDI Perjuangan, Ade berhasil memenangkan hati masyarakat dan resmi dilantik sebagai Bupati Bekasi pada 20 Februari 2025.
Pelantikannya saat itu disambut dengan harapan besar akan adanya gebrakan dan gaya kepemimpinan baru dari seorang representasi generasi milenial.
Terjaring OTT di Penghujung Tahun
Harapan publik itu kini diuji dengan berita penangkapan Ade oleh komisi antirasuah. KPK mengonfirmasi bahwa Bupati Bekasi termasuk di antara 10 orang yang diamankan dalam operasi senyap di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, tidak menampik saat dikonfirmasi mengenai keterlibatan Ade Koswara dalam OTT tersebut.
Berita Terkait
-
Profil Marlynda, Istri Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang Jarang Tersorot
-
OTT KPK di Kalsel, Dua Orang Tiba di Gedung Merah Putih untuk Pemeriksaan Intensif
-
Bupati Bekasi Kena OTT KPK, Berikut 5 Fakta Penting Terkait Penangkapan Ade Kuswara Kunang
-
Kekayaan Fantastis Bupati Bekasi Ade Kuswara yang Baru Terjaring OTT KPK
-
Ade Kuswara dari Partai Apa? Ini Sosok Bupati Bekasi Muda yang Terjaring OTT KPK
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana