- Pemerintah Kota Medan mengembalikan 30 ton beras dan logistik dari UEA mengikuti arahan pusat penanganan bencana mandiri.
- Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas mengembalikan bantuan setelah koordinasi dengan BNPB dan Kementerian Pertahanan.
- Bantuan dari UEA diterima pada 13 Desember 2025, dikembalikan utuh sesuai instruksi penanganan bencana Sumatera oleh Presiden Prabowo.
Suara.com - Pemerintah Kota Medan resmi mengembalikan bantuan kemanusiaan sebanyak 30 ton beras, serta paket logistik lainnya dari Uni Emirat Arab (UEA). Bantuan itu sedianya untuk korban banjir medan.
Keputusan mengejutkan ini diambil menyusul arahan Pemerintah Pusat agar penanggulangan bencana di wilayah Sumatera dikelola sepenuhnya secara mandiri oleh kekuatan dalam negeri.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengatakan keputusan pengembalian bantuan dari UEA dilakukan setelah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pertahanan terkait regulasi pemerintah pusat.
“Kita sudah cek tentang regulasi dan penyampaian. Kita cek BNPB juga, dan Kementerian Pertahanan bahwasanya memang melalui koordinasi semua, ini tidak diterima dulu,” jelas Rico kepada wartawan, Kamis (18/12/2025).
Berikut ini 6 fakta Wali Kota Medan kembalikan bantuan 30 Ton Beras dari UEA:
1. Tak Cuma Bantuan Beras yang Dikembalikan
Selain bantuan 30 ton beras dari UEA, bantuan lainnya yang diberikan Pemkot Medan meliputi 300 paket sembako, 300 paket perlengkapan Bayi, dan 300 paket perlengkapan ibadah.
2. Sosok yang Menyerahkan dan Mengembalikan
Bantuan diserahkan oleh Wakil Duta Besar UEA, Shaima Al Hebsi dalam jumlah besar di Posko Gedung PKK, Medan Petisah, Sabtu 13 Desember 2025.
Baca Juga: Kondisi Terkini Lokasi Banjir Bandang Sumatera Utara
Namun, dikembalikan oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
3. Kepatuhan terhadap Regulasi
Wali Kota Rico Waas menekankan bahwa langkah pengembalian bantuan dari UEA berdasarkan arahan Pemerintah Pusat.
Instruksi tersebut menetapkan seluruh bantuan bencana di wilayah Sumatera agar dikelola secara mandiri tanpa melibatkan pihak asing untuk saat ini.
4. Bantuan Dikembalikan dalam Kondisi Utuh
Pemerintah Kota Medan (Pemkot) memastikan seluruh bantuan logistik yang diterima belum sempat didistribusikan ke masyarakat. Semua barang disimpan dengan baik dan dikembalikan dalam kondisi lengkap sesuai mekanisme teknis dari UEA.
Berita Terkait
-
Air Terjun Kapas Biru: Wisata Berkabut Penuh Petualangan di Jawa Timur
-
Skakmat Ucapan Menteri, Chiki Fawzi Tunjukkan Fakta Pilu Gelondongan Kayu di Aceh: Tolong Bantuin!
-
Ditantang Megawati Sumbang Rp2 Miliar untuk Korban Banjir Sumatra, Pramono Anung: Samina wa Athona
-
Mengapa Penanganan Banjir Sumatra Lambat? Menelisik Efek Pemotongan Anggaran
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas