- Kejagung memanggil mantan Menteri ESDM Sudirman Said sebagai saksi kasus korupsi PT Petral pada Selasa, 23 Desember 2025.
- Pemeriksaan ini bertujuan mengumpulkan keterangan mengenai kebijakan energi selama Sudirman Said menjabat sebagai menteri.
- Kasus korupsi tata kelola minyak ini telah menetapkan 18 tersangka sejak Oktober 2025.
Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memanggil saksi kunci dalam kasus dugaan korupsi PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral).
Hari ini, Selasa (23/12/2025), giliran mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang dimintai keterangan oleh penyidik.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Sudirman Said hadir untuk memberikan kesaksian terkait apa yang ia ketahui selama menjabat sebagai menteri.
“Ya dimintai keterangan sebagai saksi dan pengetahuannya saat itu,” ungkap Anang saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (23/12/2025).
Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendalami peran dan kebijakan Sudirman Said dalam pengawasan tata kelola energi di masa jabatannya.
“Benar (diperiksa sebagai mantan menteri ESDM),” tambah Anang singkat.
Kasus Petral ini menjadi sorotan publik karena merupakan pengembangan dari kasus besar korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang sepanjang 2018-2023.
Perburuan tersangka dalam skandal ini sudah dimulai sejak surat perintah penyidikan diterbitkan pada Oktober 2025.
Sejauh ini, Kejagung tampak tidak main-main. Sebanyak 18 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus induk tata kelola minyak dan produk kilang, yang kini terus melebar hingga ke lingkaran terdalam eksistensi Petral di masa lalu.
Baca Juga: KPK Amankan Uang Rp 400 Juta saat Geledah Rumah Dinas Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto
Berita Terkait
-
Nadiem Makarim Masih Sakit, Sidang Pembacaan Dakwaan Ditunda Lagi
-
Modus 'Orang Dalam' Korupsi BPJS, Komisi 25 Persen dari 340 Pasien Hantu
-
Kejati Jakarta Tetapkan 2 Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jadi Tersangka Tindak Pidana Klaim Fiktif JKK
-
Sempat Kabur dan Nyaris Celakai Petugas KPK, Kasi Datun HSU Kini Pakai Rompi Oranye
-
KPK Amankan Uang Rp 400 Juta saat Geledah Rumah Dinas Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman
-
Usai OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Bidik Sengketa Lahan di Kawasan Wisata