- Jakarta Light Festival 2025 berlangsung di Bundaran HI pada 23 hingga 27 Desember 2025.
- Acara ini menampilkan instalasi lampu estetis dan balon raksasa yang menarik warga lokal serta luar kota.
- Festival tahunan Disparekraf DKI Jakarta ini bertujuan memperkuat daya tarik wisata dan ruang publik inklusif.
Daya tarik Jakarta Light Festival 2025 memang luar biasa. Ratih, seorang guru asal Cijantung, Jakarta Timur, adalah salah satu yang terpikat.
Ia rela menempuh perjalanan jauh demi membawa kedua buah hatinya setelah melihat unggahan yang viral di media sosial.
"Saya tahu dari TikTok kok. Cuman pingin ngisi waktu liburan sebenernya, sama pas dilihat ‘Oh kayaknya bagus nih’ malem gitukan. ‘Yaudah deh ke sana aja'. Pergi sih sebenernya udah dari pagi, keliling Blok M dulu, abis ashar baru ke sini emang sengaja,” ucap Ratih saat ditemui di Anjungan Halte Bunderan HI Astra, Rabu (24/12/2025).
Ia menambahkan, tujuannya hanya sederhana: ingin memberikan pengalaman visual yang berkesan bagi anak-anaknya.
“Paling liat sampe jam tujuh aja terus pulang. Cuman mau lihat Light Festivalnya aja sih, lampu-lampu nyala aja kayak gitu. Mau buat biar pada tahu aja (kedua anaknya),” lanjutnya.
Tak hanya warga lokal, festival ini juga memikat warga kota penyangga.
Fuadi, seorang fresh graduate asal Cikarang, sengaja menembus jarak menggunakan transportasi umum demi mengejar keindahan city light Jakarta.
“Saya cuman mau liat suasana kota Jakarta, city light, yang kayak berwarna-warna gitu. Kalau tahun depan ada lagi, saya mau dateng sih sekelian sama pacar," ujar Fuadi antusias.
Catatan di Balik Gemerlap Lampu
Baca Juga: Sambut Hari Raya, Christmas Lighting Ceremony 2025 Hadir di Merlynn Park Hotel Jakarta
Namun, di balik gemerlap cahaya, terselip harapan untuk kenyamanan yang lebih baik. Hamdan, seorang pekerja ritel yang datang setelah melihat konten di TikTok, memberikan catatan kritis mengenai manajemen lalu lintas.
“Cuman mau lihat-lihat doang. Tahu dari TikTok itu ada sliweran kayak dekoran natal, jadi tertarik buat ke sini. Saya suka acara yang kayak gini, yang ramai,” kata Hamdan.
Sambil tertawa kecil, ia juga mengutarakan kekhawatirannya akan faktor teknis dan kemacetan yang menghantui area tersebut.
"Harapannya semoga nggak korsleting soalnya musim hujan (tertawa pelan). Ini (Jakarta Light Festival) aja udah bagus, cuman minusnya di sana tuh (arah bunderan HI) kadang macet ya. Kemarin tuh balik kerja lihat ke sini malem-malem, di sana macet aja sih. Harapannya, lalu lintasnya lebih diperbaiki aja," pungkasnya.
Ruang Bersama di Malam Natal
Saat matahari benar-benar tenggelam, Bundaran HI bertransformasi total menjadi lautan cahaya yang memukau. Di tengah langkah kaki para pejalan kaki yang berlalu-lalang, Jakarta Light Festival 2025 hadir sebagai pengingat: sepadat apa pun kota ini, selalu ada ruang untuk kehangatan, kebersamaan, dan kedamaian malam Natal.
Berita Terkait
-
Jakarta Light Festival 2025 Hadirkan Cahaya Natal di Jantung Ibu Kota
-
Sensasi Musim Dingin di Jakarta! IDD Sulap Liburan Akhir Tahun dengan Salju dan Pohon Natal Raksasa
-
Sambut Hari Raya, Christmas Lighting Ceremony 2025 Hadir di Merlynn Park Hotel Jakarta
-
Begini Rekayasa Lalin Selama Jakarta Running Festival 2526 Oktober, Sejumlah Jalan Ditutup
-
Video Mapping Air Mancur Bundaran HI Meriahkan HUT RI ke-80
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tembus 79,9 persen, Kenapa Kepuasan Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Presiden Sebelumnya?
-
Saat Pemutakhiran Data Bantuan Berujung Pencabutan Status BPJS PBI, Begini Situasi yang Terjadi
-
Peringati World Interfaith Harmony Week 2026, Ketua DPD RI Fasilitasi Dialog Tokoh Lintas Agama
-
Dianiaya karena Tolak Tambang Ilegal, Nenek Saudah Kini dalam Lindungan LPSK: Siapa Pelakunya?
-
Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha
-
Kasus Chromebook, Pakar: Kejaksaan Bongkar Siasat 'Regulatory Capture' untuk Dalih Nadiem Makarim
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan
-
Dalai Lama Buka Suara soal Namanya Disebut Ratusan Kali dalam Dokumen Rahasia Epstein
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Ditopang Pemilih Gen Z
-
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN