- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membantah tegas pelantikan selebgram Ayu Aulia sebagai bagian dari institusi tersebut.
- Ayu Aulia merupakan tim kreatif organisasi GBN-MI yang acaranya diadakan di Kantor Kemenhan pada 19 Desember 2025.
- GBN-MI merekrut Ayu Aulia sebagai figur publik untuk menyebarkan nilai-nilai bela negara kepada masyarakat luas.
Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan oleh video selebgram Ayu Aulia yang seolah-olah dilantik menjadi bagian dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Buntut dari viralnya konten tersebut, Kemenhan pun sampai harus turun tangan memberikan bantahan tegas.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, memastikan bahwa Ayu Aulia tidak memiliki sangkut paut apa pun dengan institusinya.
"Kemenhan menegaskan bahwa Ayu Aulia tidak dilantik, tidak diangkat, dan tidak memiliki penugasan apa pun sebagai tim kreatif Kemenhan, baik secara struktural maupun nonstruktural," kata Rico saat dikonfirmasi, Jumat (26/12/2025).
Lantas, siapa sebenarnya Ayu Aulia dan apa perannya dalam acara yang digelar di kantor Kemenhan tersebut?
Fakta sebenarnya diungkap oleh Ketua Umum Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI), Laksamana Pertama TNI (Purn.) M. Faisal Manaf. Ia meluruskan bahwa Ayu Aulia memang memegang sebuah jabatan, namun bukan di Kemenhan.
"Dia (Ayu Aulia) tim kreatif dari Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia yang merupakan organisasi memang rekomendasi dibentuk oleh Kemenhan, tetapi terpisah dari organisasi Kemenhan," ucap Faisal dalam jumpa pers di Jakarta sebagaimana dilansir Antara.
Faisal menjelaskan, acara yang diikuti Ayu Aulia adalah pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional GBN-MI periode 2025–2030.
Kebetulan, acara tersebut memang digelar di Aula Bela Negara, lantai 8 Kantor Kemenhan pada 19 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Bela Negara Ke-77.
"Jadi, bukan Kemenhan yang melantik, bukan, tetapi pelantikan BGN-MI itu tempatnya di Kantor Kemenhan," tuturnya menegaskan.
Baca Juga: Geger Kabar Selebgram Ayu Aulia Dilantik di Kemhan, Jenderal TNI Turun Tangan Beri Klarifikasi
Menurutnya, GBN-MI sengaja merekrut berbagai kalangan, termasuk figur publik dan pemengaruh seperti Ayu Aulia, untuk menyebarkan nilai-nilai bela negara kepada masyarakat luas, terutama dalam menghadapi ancaman nonmiliter.
"Untuk bisa masuk ke masyarakat, kita butuh orang-orang tertentu. Public figure (figur publik), influencer (pemengaruh), wartawan-wartawan juga, untuk menjadi bagian dari kita, untuk menyebarkan nilai ini kepada masyarakat," katanya.
Ayu Aulia sendiri angkat bicara mengenai simpang siur yang terjadi. Ia menyebut ini hanyalah sebuah kesalahpahaman dalam komunikasi.
"Saya juga tidak pernah bilang bahwa saya dilantik oleh Kemenhan, kan saya bilang 'di Kemenhan'. Tapi, kan betul, memang di Kemenhan. Jadi, memang mungkin ini adalah miscommunication (miskomunikasi) saja. Ini yang perlu kita luruskan," ucapnya.
Menghadapi berbagai cibiran dari warganet, Ayu Aulia mengaku tak mau ambil pusing. Ia menegaskan keterlibatannya murni didasari jiwa nasionalisme dan menggunakan biaya pribadi.
"Kalau aku, mau dikatain apa, mau dibilang katanya enggak rela bayar pajak untuk orang seperti saya, apa segala macam, saya tidak peduli, kenapa? karena saya tidak pernah minta uang dari mereka. Saya pakai uang saya sendiri. Saya masuk sini, saya tanpa sepersen pun. Saya pakai uang saya sendiri. Saya di sini berjiwa negara, nasionalisme, merah putih, abdi bela negara. Memang mau membela negara Indonesia saja," katanya.
Berita Terkait
-
Geger Kabar Selebgram Ayu Aulia Dilantik di Kemhan, Jenderal TNI Turun Tangan Beri Klarifikasi
-
Klarifikasi soal Jadi Tim Kreatif Menhan, Netizen Salfok Gaya Bicara Ayu Aulia seperti Orang Mabuk
-
Kemhan Bantah Ayu Aulia jadi Tim Kreatif: Tidak Pernah Dilantik!
-
Ayu Aulia Ditunjuk Jadi Tim Kreatif Kemenhan RI, Ini Deretan Kontroversi Si Model Seksi
-
Babak Baru Skandal Satelit Kemenhan, Laksda Leonardi Cs Segera Diadili
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura