- Malioboro ramai wisatawan selama libur Nataru 2026, tetapi pendapatan kusir andong belum signifikan.
- Kusir andong menyatakan pendapatan saat ini masih di bawah perolehan masa sebelum pandemi Covid-19.
- Tarif sewa andong selama liburan cenderung stagnan, bergantung pada jarak tempuh dan jumlah penumpang.
Suara.com - Malioboro masih dipadati wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Namun, ramainya arus pengunjung ternyata tidak serta-merta berdampak signifikan pada pendapatan kusir andong yang mangkal di kawasan tersebut.
Sejumlah kusir menyebut kondisi saat ini belum mampu menyamai masa sebelum pandemi Covid-19.
Salah satu kusir andong, Marsaya (59), mengatakan keramaian saat libur panjang memang terasa, terutama pada tanggal merah. Namun, hal itu tidak selalu berbanding lurus dengan pendapatan yang diterima.
"Kalau sama yang dulu sebelum pandemi (Covid-19) itu, lebih lancar dulu," kata Marsaya ditemui di kawasan Malioboro, Kamis (1/1/2026).
Menurut Marsaya, masa sebelum pandemi menjadi periode paling menguntungkan bagi para kusir andong. Saat itu, pendapatan harian bisa mencapai ratusan ribu rupiah, terutama ketika Malioboro dipenuhi wisatawan.
"Dulu bisa dapat Rp500 ribu, sekarang paling banyak Rp400 ribu dan itu sudah tergolong besar. Sebelum Covid-19 yang paling tinggi," tandasnya.
Ia menuturkan tarif andong saat libur panjang ini tidak mengalami kenaikan signifikan, bahkan cenderung stagnan. Pendapatan harian sangat bergantung pada jarak tempuh dan jumlah penumpang.
Meski demikian, Marsaya mengakui pendapatan saat liburan tetap lebih baik dibanding hari biasa.
"Harga tergantung jarak, ada Rp100 ribu sampai Rp200 ribu, hampir sama di hari biasa. Naiknya enggak terlalu, paling Rp25 ribu," ungkap pria asal Bantul itu.
Baca Juga: Apakah Tanggal 2 Januari 2026 Libur Cuti? Ini Penjelasannya
Pria yang telah menjadi kusir andong sejak 1991 tersebut menambahkan, sebagian besar penumpang andong di Malioboro saat libur Nataru berasal dari wisatawan domestik. Menurutnya, pola kunjungan wisatawan kini cenderung lebih singkat dan tidak sepadat beberapa tahun lalu.
Sementara itu, Afif, kusir andong asal Bantul yang juga mangkal di Malioboro, merasakan hal serupa. Ia menilai keramaian Malioboro saat libur Natal dan Tahun Baru masih tergolong biasa dan belum memberikan lonjakan pendapatan yang berarti.
"Enggak terlalu (signifikan), biasa aja. Hari biasa naik, tapi enggak signifikan," ungkap Afif.
Afif mengatakan jumlah perjalanan andong yang ia dapatkan saat libur panjang masih jauh dibandingkan sebelum pandemi. Menurutnya, rata-rata penumpang yang dilayani belum mencapai dua digit dalam sehari.
Meski demikian, Afif menyebut pendapatan saat ini masih tergolong lumayan.
"Belum menyaingi sebelum Covid-19, masih jauh. Paling sehari rata-rata di bawah 10 kali nganter penumpang," ucapnya.
Berita Terkait
-
Apakah Tanggal 2 Januari 2026 Libur Cuti? Ini Penjelasannya
-
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
-
Usai Cerai, Tasya Farasya Jalani Tahun Baru dengan Ibadah Umrah
-
Pengalaman Prilly Latuconsina Tahun Baruan di Jepang: Orang Sibuk Berdoa, Tak Ada Kembang Api
-
DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas