- Pemprov DKI Jakarta memastikan tarif transportasi umum tidak naik hingga tahun 2026, disampaikan Nirwono Joga pada 8 Januari 2026.
- Meskipun ada pemangkasan subsidi, Pemprov DKI berkomitmen menjaga kualitas layanan transportasi seperti tahun sebelumnya melalui APBD Perubahan.
- Kebijakan tarif stabil ini berlaku untuk semua moda transportasi termasuk MRT dan LRT, Pemprov juga menjajaki bantuan pusat.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan kepastian bahwa tarif berbagai moda transportasi umum di ibu kota tidak akan mengalami kenaikan pada tahun 2026.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga, di Jakarta pada Kamis (8/1/2026).
Meskipun terdapat pemangkasan subsidi transportasi dalam APBD 2026, pemerintah daerah menegaskan belum ada rencana untuk merombak harga tiket layanan.
“Secara teknis sampai dengan sekarang tidak ada rencana kenaikan tarif,” ujar Nirwono.
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk menjaga standar layanan transportasi publik agar tetap setara dengan kualitas tahun sebelumnya.
“Pak Gub (Gubernur) ingin layanannya minimal sama dengan 2025. Jadi layanan masyarakat yang diutamakan, ya syukur-syukur bisa ditingkatkan secara bertahap,” tutur Nirwono.
Untuk menutupi kekurangan anggaran akibat pemangkasan, pemerintah akan mengandalkan mekanisme APBD Perubahan yang dijadwalkan pada pertengahan tahun.
“Juni itu APBD Perubahan. APBD Perubahan itu artinya TJ akan mendapatkan anggaran tambahan untuk memberikan pelayanan sama dengan 2025 di 2026. Jadi layanannya tidak akan dikurangi, kualitasnya sama,” jelas Nirwono.
Pemerintah daerah bakal melakukan langkah taktis dengan menggeser alokasi dana dari program-program yang dianggap belum mendesak.
Baca Juga: Daftar Pengalihan Rute Transjakarta Selama Demo Buruh di Depan Istana
“Tentu nanti yang terjadi pasti akan ada relokasi anggaran untuk berbagai macam kepentingan, yang bisa jadi dalam tanda petik, bukan tidak prioritas ya, skala prioritasnya mungkin tidak utama misalnya. Penting, tapi masih bisa ditunda. Nah, itu yang akan dialihkan di APBD Perubahan,” imbuhnya.
Selain mengandalkan kas daerah, Pemprov DKI Jakarta juga tengah menjajaki peluang bantuan dana dari pemerintah pusat guna memperkuat pos subsidi.
“Apakah pemerintah pusat misalnya akan memberikan bantuan subsidi untuk menambah? Nah, itu yang masih perlu waktu karena kajian antara Kementerian Keuangan dengan Pemprov DKI kan masih berjalan,” kata Nirwono.
Kebijakan mengenai kestabilan tarif ini ditegaskan tidak hanya menyasar satu moda transportasi saja, melainkan mencakup transportasi berbasis rel.
“Itu juga berlaku di MRT sama LRT, ya,” pungkas Nirwono.
Berita Terkait
-
Daftar Pengalihan Rute Transjakarta Selama Demo Buruh di Depan Istana
-
Macet Parah di Grogol, Sebagian Layanan Transjakarta Koridor 9 Dialihkan via Tol
-
Ada Proyek Pipa PAM, Rute Transjakarta 7D TMII-Pancoran Dialihkan ke Kampung Rambutan
-
Ada Penebangan Pohon, Ini Daftar Halte Transjakarta Koridor 8 yang Terdampak
-
Hujan Deras Genangi Jakarta Barat, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah