- PT Transjakarta mengubah rute Koridor 8 pada Sabtu, 3 Januari 2026, karena gangguan jalur utama.
- Gangguan disebabkan pemeliharaan lingkungan berupa penebangan pohon oleh dinas pertamanan setempat.
- Sejumlah halte seperti Pos Pengumben dan Kelapa Dua Sasak untuk sementara tidak dilayani bus.
Suara.com - PT Transjakarta memberlakukan pengalihan rute pada layanan Koridor 8 dengan relasi Lebak Bulus hingga Pasar Baru pada Sabtu (3/1/2026).
Langkah ini diambil oleh manajemen transportasi publik tersebut lantaran adanya gangguan pada jalur lintasan utama bus.
Penyebab utamanya adalah kegiatan pemeliharaan lingkungan berupa penebangan pohon yang dilakukan oleh dinas pertamanan setempat.
Titik pertama yang mengalami kendala operasional berada di sekitar area Halte Pos Pengumben.
Imbas dari pengerjaan ini, sejumlah halte di kawasan tersebut terpaksa tidak dapat diakses oleh pelanggan untuk sementara waktu.
"Sementara tidak melayani Halte Pos Pengumben sampai dengan Halte Kebon Jeruk untuk kedua arah," tulis akun X resmi @PT_Transjakarta.
Selain titik tersebut, kendala serupa juga dilaporkan terjadi di lokasi lain yang masih berada dalam satu koridor.
Aktivitas perapian pohon oleh dinas terkait juga terpantau tengah berlangsung di sekitar wilayah Halte Kelapa Dua Sasak.
Khusus untuk titik ini, gangguan layanan berdampak pada armada bus yang sedang melaju menuju arah pusat kota.
Baca Juga: Heboh Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Putih di Cibubur, Manajemen Buka Suara
"Sementara arah Pasar Baru tidak melayani Kelapa Dua Sasak," ungkap pihak manajemen melalui unggahan media sosial mereka.
Para pelanggan setia Transjakarta diminta untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan mencari alternatif rute jika ingin menuju kawasan terdampak.
Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau situasi arus lalu lintas terkini melalui kanal komunikasi digital resmi milik perusahaan.
Upaya sterilisasi jalur dari potensi pohon tumbang ini sendiri dilakukan guna memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan dan operasional bus ke depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak