- BPBD dan DSDA DKI Jakarta memperbarui data siaga banjir pada Selasa (13/1/2026) akibat intensitas hujan tinggi.
- Pompa Kali Asin sempat berstatus Bahaya (Siaga 1), sementara empat lokasi lain berstatus Waspada (Siaga 3).
- Warga diimbau memantau data resmi dan menghubungi layanan darurat 112 jika memerlukan bantuan evakuasi.
Suara.com - Memasuki puncak musim hujan pada pertengahan Januari 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan Posko Banjir Dinas Sumber Daya Air (DSDA) DKI Jakarta terus memperbarui data wilayah yang masuk dalam kategori siaga secara real time.
Intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu maupun lokal memicu kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) di sejumlah pintu air utama yang melintasi Ibu Kota. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi warga yang tinggal di kawasan bantaran sungai maupun wilayah pesisir.
Bagi warga Jakarta, untuk mengantisipasi datangnya banjir, Anda dapat memantau data terkini melalui laman resmi https://bpbd.jakarta.go.id/waterlevel dan https://poskobanjir.dsdadki.web.id/.
Berikut daftar daerah siaga banjir di Jakarta yang dirangkum berdasarkan pemetaan terbaru dari BPBD dan DSDA DKI Jakarta pada Selasa (13/1/2026):
1. Pompa Kali Asin (Status: Bahaya/Siaga 1)
Pompa Kali Asin merupakan instrumen krusial dalam sistem pengendalian banjir rob di pesisir Jakarta Utara. Terletak di kawasan Muara Karang, fungsi utamanya adalah memompa air keluar menuju laut saat terjadi pasang guna menjaga kawasan permukiman tetap kering.
Mengingat wilayah Jakarta Utara, khususnya sekitar Kali Angke, banyak yang berada di bawah permukaan laut, pompa ini menjadi tulang punggung sistem polder untuk menguras air dari area cekungan.
Berdasarkan pantauan real time situs DSDA pukul 11.24 WIB, Pompa Kali Asin di Jalan Muara Karang Raya sempat menyentuh angka 349 cm dengan status Bahaya (indikator merah). Meski demikian, data terbaru menunjukkan adanya tren penurunan tinggi muka air dengan indikator mulai beralih ke warna hijau.
2. Pintu Air Marina Ancol (Status: Waspada/Siaga 3)
Baca Juga: Jakarta Tenggelam Lagi, Modifikasi Cuma Solusi 'Semu', Infrastruktur Biang Keroknya?
Pintu Air Marina Ancol yang berlokasi di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, berperan sebagai benteng pertahanan utama untuk mengatur debit air laut yang masuk ke kanal-kanal perkotaan. Posisi ini sangat vital untuk mencegah intrusi air laut ke wilayah daratan Jakarta Utara saat pasang tinggi.
Data terbaru dari laman BPBD DKI Jakarta pukul 11.20 WIB menunjukkan ketinggian air di Marina Ancol mencapai 182 cm. Dengan angka tersebut, pintu air ini ditetapkan dalam status Waspada (Siaga 3) yang ditandai dengan indikator berwarna kuning.
3. Pintu Air (PA) Hek Kramat Jati (Status: Waspada/Siaga 3)
Pintu Air Hek di persimpangan Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, merupakan titik pantau penting bagi aliran Kali Baru. Kawasan ini kerap menjadi sorotan karena jika debit air meluap, dampaknya langsung meluber ke jalan raya utama dan mengganggu akses transportasi menuju Jakarta Selatan dan pusat kota.
Hingga pukul 11.20 WIB, TMA di Pintu Air Hek tercatat berada di posisi 209 cm. BPBD menetapkan status Waspada (Siaga 3) dengan indikator warna kuning.
4. Pintu Air Cengkareng Drain (Status: Waspada/Siaga 3)
Berita Terkait
-
Jakarta Tenggelam Lagi, Modifikasi Cuma Solusi 'Semu', Infrastruktur Biang Keroknya?
-
Giliran Ancaman Banjir Rob Hantui Pesisir Jakarta hingga 20 Januari
-
Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap
-
Tol Arah Bandara Soetta Masih Terendam, Lalin Tersendat, Cek Titik Genangan Ini
-
Sempat Tenggelam 1 Meter, Banjir Jakarta Selatan Akhirnya Surut Total Dini Hari
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Komisi X DPR Dukung MPLS 2026 Berbasis Karakter dan Bebas Perundungan
-
Bawa Empat Saksi dan Satu Ahli, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Status Tersangka Roy Suryo
-
KPK Ogah Buru-buru Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Jangan Berandai-andai
-
Ekonom Bongkar Alasan Warga Pesimis Cari Kerja: PHK Marak, Ekonomi Melambat
-
Analis Sebut Prabowo Alami Miopi Politik: Hanya Tahu yang Baik-baik Saja
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
-
Habiburokhman Buka Suara Soal Kejagung Stop Usut SPPG Bermasalah: Saya Belum Tahu
-
Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?
-
Hanya Jawab Singkat, Begini Respons Kapolri Usai Dikritik Mahfud MD Soal Kasus Febrie
-
Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!