Suara.com - Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Kebudayaan di Pendapa Sasana Sewaka, Keraton Kasunanan Surakarta, berujung ricuh pada Minggu (18/1/2026).
Insiden ini dipicu oleh penolakan salah satu kubu terhadap penetapan pengelola cagar budaya keraton.
Berikut adalah fakta-fakta krusial terkait ketegangan tersebut:
1. Penyerahan SK Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026
Agenda utama pertemuan tersebut adalah penyerahan SK Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 yang dilakukan oleh Menbud Fadli Zon.
Surat tersebut menunjuk Maha Menteri Kanjeng Gusti Panembahan Agung (KG-PA) Tedjowulan sebagai pelaksana pelindungan dan pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Surakarta peringkat nasional.
2. Perseteruan Dua Klaim Tahta PB XIV
Kericuhan melibatkan dua kelompok yang bersitegang mengenai suksesi tahta pasca-kepemimpinan PB XIII, yakni:
Kubu SISKS Pakubuwono XIV Hangabehi: Didukung oleh Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA), Gusti Moeng.
Baca Juga: Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
Kubu SISKS Pakubuwono XIV Purboyo: Didukung oleh GKR Pakubuwono (ibunda) dan GKR Panembahan Timoer Rumbai.
3. Kronologi Interupsi di Sasana Sewaka
Acara awalnya berlangsung kondusif dan dihadiri oleh jajaran tokoh seperti Wali Kota Solo Respati Ardi serta anggota DPRD Sekar Tandjung. Namun, suasana berubah drastis setelah lagu Indonesia Raya berkumandangkan:
GKR Pakubuwono dan GKR Panembahan Timoer masuk dan duduk di barisan depan tamu undangan.
Pendukung kubu Purboyo membagikan selebaran surat keberatan atas penunjukan KG-PA Tedjowulan.
Selebaran tersebut sempat ditarik paksa oleh pendukung kubu Hangabehi, namun dibagikan kembali.
4. Aksi Ambil Alih Podium dan Pemadaman Mikrofon
Saat Fadli Zon bersiap menyerahkan SK, GKR Panembahan Timoer tiba-tiba naik ke podium untuk menyampaikan interupsi. Aksi ini memicu kemarahan ratusan abdi dalem dari kubu Hangabehi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Sempat Putus Asa, Pasangan Pengantin Ini Tetap Gelar Resepsi di Tengah Banjir
-
PLN Terus Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, 6.432 Desa Telah Kembali Menyala
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF
-
Data Manifes dan Spesifikasi Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport
-
Menang Lelang Gedung Eks Kantor Polisi di Melbourne, IMCV Akan Bangun Pusat Dakwah Indonesia
-
Atasi Banjir Jakarta, Dinas SDA Kerahkan 612 Pompa Stasioner dan Ratusan Pompa Mobile
-
Cuaca Buruk dan Medan Terjal Hambat Pencarian Pesawat ATR Hilang di Maros
-
Hujan Semalaman, 29 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir
-
Jaring Aspirasi Lewat Media Kreatif, Baharkam Polri Gelar Festival Komik Polisi Penolong
-
Hujan Deras Kepung Jakarta, 48 RT Masih Terendam Banjir Hingga Minggu Siang