- Komunitas Indosalto dibentuk di gang sempit Pluit oleh pelatih Yoga Ardian (Kak Yow) untuk melatih akrobatik anak-anak sekitar.
- Latihan akrobatik dilakukan tanpa fasilitas memadai seperti matras, mengandalkan disiplin dan presisi untuk menghindari risiko cedera.
- Salah satu anggota, Acil, telah meraih juara satu tiga kali berturut-turut meskipun berlatih di tengah keterbatasan ruang dan cuaca.
Suara.com - Jalan cor masih lembap dan sisa hujan menyisakan genangan di sela gang sempit kawasan Pluit, Jakarta Utara, Kamis sore (22/1/2026).
Di antara barisan jemuran yang rapat dan juntaian kabel yang rendah, sebuah pemandangan kontras tersaji. Suara tawa anak-anak pecah, mengalahkan sunyi yang biasanya menggelayut di lorong selebar tak sampai lima meter itu.
Sore itu, gang tersebut bersalin rupa. Bukan lagi sekadar urat nadi lalu lintas warga, melainkan arena akrobatik dadakan.
Beberapa anak tampak melakukan pemanasan di atas jalan cor yang keras. Saat gerimis kembali turun merapat, sebagian menepi, namun sisanya bergeming. Mereka tetap tegak menunggu aba-aba, meski napas mereka mengepul tipis di tengah udara dingin.
Di balik kegigihan itu, ada sosok Yoga Ardian, pelatih yang akrab disapa Kak Yow. Semuanya bermula dari langkah sederhana: Kak Yow berlatih salto sendirian di depan rumah.
Gerakan memutar di udara itu rupanya menjadi magnet bagi anak-anak sekitar. Dari rasa penasaran yang tumbuh di pinggir jalan, sebuah komunitas lahir. Indosalto, komunitas yang berisi tujuah anak-anak dengan kemauan kuat untuk belajar akrobatik.
Namun, semangat mereka berbenturan dengan realita ruang ibu kota.
“Di sini lapangan terbatas. Ada, tapi nggak bisa dipakai karena bukan warga situ. Daripada nggak latihan, ya kita manfaatin apa yang ada,” ujar Kak Yow sembari menatap anak-anak didiknya dengan bangga.
Tujuan Kak Yow sederhana, ia hanya ingin berbagi ilmunya kepada anak-anak di sekitar gang itu. Ia merasa cukup dengan penghasilannya yang bekerja sebagai pelatih. Ia tak butuh dibayar. Ia hanya ingin berbagi kemampuan yang dimilikinya kepada anak-anak itu.
Baca Juga: 7 Pilihan Mobil Bekas Kecil Selain Agya untuk Rumah di Gang Sempit
Menanam Nyali di Atas Beton
Bagi Kak Yow, ia bukan sekadar melatih fisik, tapi menjaga mimpi. Di tengah keterbatasan biaya, ia menanamkan nyali.
Tanpa matras empuk, risiko cedera mengintai di setiap lompatan. Karena itu, Yoga menerapkan strength training yang disiplin. Presisi adalah harga mati agar mereka tetap aman di atas lantai kasar.
Visi Yoga jauh melampaui sekadar medali. Ia ingin anak-anak pesisir ini mandiri, memiliki keahlian sebagai atlet profesional, pelatih, hingga stuntman. Namun, kendala klasik masih membayangi, lahan.
Terkadang ruang yang terbatas juga menjadi kendala. Namun, belum tentu orang tua anak-anak ini akan mengizinkan jika berlatih di tempat lain.
"Permasalahannya adalah di sini nggak ada tempat milik Pemprov. Nggak ada tempat, maksudnya itu nggak ada lapangan untuk milik Pemprov. Jadi agak-agak susah juga," tambahnya dengan nada getir namun penuh harap.
Berita Terkait
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Waspada Rob! Malam Minggu Pluit dan Marunda Masih Tergenang, BPBD DKI Jakarta Kebut Penyedotan Air
-
Banjir Rob Meluas di Jakarta Utara, Genangan Capai 40 Sentimeter
-
7 Pilihan Mobil Bekas Kecil Selain Agya untuk Rumah di Gang Sempit
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering
-
Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak
-
Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam
-
Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data
-
Manga Sometimes Even Reality Is a Lie! Diadaptasi Jadi Anime, Tayang 2027
-
Sunscreen Ozzaskin untuk Umur Berapa? Biasa Dipakai Ayu Ting Ting dan Bilqis ke Sekolah
-
Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku