-
Banjir rob pada Sabtu sore masih menggenangi 4 RT di Jakarta Utara 3 RT Pluit terendam 20-40 cm dan 1 RT Marunda 15 cm, sementara wilayah lain sudah surut total.
-
Sejumlah wilayah terdampak banjir rob telah surut total, seperti di Kepulauan Seribu dan Jelambar Baru. Jalan RE Martadinata depan JIS kini juga sudah bisa dilalui.
-
BPBD DKI Jakarta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan cepat, termasuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan fungsi tali air, agar banjir segera surut.
Suara.com - Rencana menikmati malam minggu bagi sebagian warga Jakarta Utara tampaknya harus sedikit terganggu. Fenomena alam berupa pasang air laut atau banjir rob kembali menyerang kawasan pesisir ibu kota pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Hingga menjelang malam, genangan air asin ini masih bertahan di beberapa titik strategis, memaksa warga untuk tetap waspada.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan data terkini terkait dampak fenomena alam yang terjadi di akhir pekan ini.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan bahwa saat ini tercatat masih ada empat Rukun Tetangga (RT) yang tergenang.
Genangan air dengan intensitas cukup tinggi dilaporkan terjadi di wilayah Kelurahan Pluit akibat naiknya permukaan air laut.
"Kelurahan Pluit terdapat 3 RT dengan ketinggian 20 sampai dengan 40 cm," ujar Yohan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Selain Pluit, wilayah Kelurahan Marunda juga tidak luput dari terjangan air pasang laut pada hari ini, meski lebih rendah.
"Kelurahan Marunda terdapat 1 RT dengan ketinggian 15 cm," lanjut Yohan, merinci data wilayah terdampak.
Kendati demikian, Yohan membawa kabar baik bahwa banjir di sejumlah wilayah lain, khususnya di Kepulauan Seribu dan Jakarta Barat, sudah dinyatakan surut total.
Baca Juga: Update Banjir Rob Jakarta: 17 RT Kepulaun Seribu Terdampak, 6 RT di Jakarta Utara Kembali Terendam!
Wilayah yang dilaporkan sudah kering antara lain Kelurahan Pulau Panggang, Pulau Tidung, Pulau Harapan, Pulau Pari, Pulau Kelapa, serta Jelambar Baru.
Akses jalan strategis yang sempat tergenang, termasuk Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS), kini juga sudah surut dan bisa dilalui kendaraan.
Pihak BPBD DKI Jakarta terus berupaya melakukan penanganan cepat di lokasi yang masih terdampak agar aktivitas warga tidak terganggu terlalu lama.
Koordinasi intensif dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, hingga Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
"Melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat," jelas Yohan mengenai upaya penanganan.
BPBD DKI Jakarta menargetkan genangan rob yang tersisa dapat surut dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Berita Terkait
-
Update Banjir Rob Jakarta: 17 RT Kepulaun Seribu Terdampak, 6 RT di Jakarta Utara Kembali Terendam!
-
Banjir Rob Jakarta Utara: Jalan Depan JIS Kembali Terendam
-
Ancaman Rob Mengintai Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Dukung Aturan Perlindungan Mangrove
-
Banjir Rob Meluas di Jakarta Utara, Genangan Capai 40 Sentimeter
-
Sempat Terdampak Banjir Rob, Kawasan Ancol dan Penjaringan Berangsur Normal
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial