- Komunitas Indosalto dibentuk di gang sempit Pluit oleh pelatih Yoga Ardian (Kak Yow) untuk melatih akrobatik anak-anak sekitar.
- Latihan akrobatik dilakukan tanpa fasilitas memadai seperti matras, mengandalkan disiplin dan presisi untuk menghindari risiko cedera.
- Salah satu anggota, Acil, telah meraih juara satu tiga kali berturut-turut meskipun berlatih di tengah keterbatasan ruang dan cuaca.
Bahkan saat kami sedang berbincang, tak jarang motor, orang, dan gerobak yang lewat. Pada saat yang sama, anak-anak yang tengah berlatih ini harus menepi dan memberi mereka jalan. Ketika itulah biasanya latihan repetisi itu agak terganggu.
Meski begitu, menyerah tidak ada dalam kamusnya. Ia selalu membisikkan satu prinsip pada anak-anak: "Selalu ada jalan. Cari jalan itu, konsisten. Jalannya sih cuma satu sebenarnya, konsisten. Mulai dari kita konsisten sendiri nanti akan ada yang mengikuti kita, pasti berhasil."
Aku tersenyum mendengar kalimat tersebut keluar dari mulut Kak Yow. Ia adalah seseorang yang mengajar dengan tulus, cita-citanya bahkan mulia.
Ia pernah membayangkan, seandainya ia memiliki banyak tempat suatu saat nanti, ia ingin mengambil anak-anak di jalan untuk diajarkan berlatih akrobatik secara gratis. Bahkan ia ingin memberi mereka makan secara gratis setelah latihan, dan berharap ilmu yang dibagi bisa berguna untuk mereka.
“Itu cuma cita-cita saya sih, saya pengen berbagi,” ujarnya sambil tersenyum.
Acil: Sang Juara dari Lorong Sempit
Saat latihan inti dimulai, gerimis kian menderas. Tak ada raut takut. Saat ditanya apakah mereka khawatir dimarahi orang tua karena bermain hujan, jawaban mereka kompak dan lantang: “Nggak, Kak!”
Di tengah keriuhan itu, sosok Karlina (13) atau Acil, mencuri perhatian. Rambutnya basah kuyup, bajunya melekat di badan. Namun matanya tenang. Di bawah komando Kak Yow, tubuh mungilnya melenting indah, berputar di udara, dan mendarat mantap di atas cor semen tanpa alas kaki.
Acil bukan sekadar anak gang biasa. Ia adalah pemegang gelar juara satu, tiga kali berturut-turut dalam battle tricking kategori junior perempuan. Bagi gadis yang bermimpi menjadi atlet dan artis ini, jalan yang licin hanyalah bumbu perjalanan.
Baca Juga: 7 Pilihan Mobil Bekas Kecil Selain Agya untuk Rumah di Gang Sempit
“Seru sih, Kak, karena bisa hujan-hujanan sama temen-temen,” kata Acil sambil menyeka air di dahinya.
Ada momen mengharukan saat sebuah matras biru tipis digelar. Ketika seorang pengendara motor melintas dan berteriak, “Permisi, Bang!”, dengan sigap anak-anak itu melipat matras agar tak tergilas ban. Begitu motor lewat, matras kembali dibentangkan, dan tawa kembali pecah.
Mimpi Tanpa Batas
Sebelum kembali melompat, Acil berbagi rahasia keberaniannya. Baginya, rasa takut hanyalah bayangan yang bersarang di pikiran. Dulu, saat pertama kali ia berlatih, ia juga memiliki ketakutannya sendiri. Ia takut cidera. Namun, latihan yang dilakukan secara rutin membuatnya terbiasa dan menghilangkan rasa takutnya.
Ia juga selalu mengingat pesan sang pelatih, kunci menaklukkan ketakutan adalah dengan terus meyakinkan diri sendiri bahwa kita berani.
Sore itu, di bawah remang lampu gang Jakarta, Kak Yow dan anak-anak didiknya membuktikan satu hal: kemiskinan ruang bukan berarti miskin mimpi. Di antara jemuran basah dan dinding rumah yang menghimpit, mereka terus melompat tinggi.
Berita Terkait
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Waspada Rob! Malam Minggu Pluit dan Marunda Masih Tergenang, BPBD DKI Jakarta Kebut Penyedotan Air
-
Banjir Rob Meluas di Jakarta Utara, Genangan Capai 40 Sentimeter
-
7 Pilihan Mobil Bekas Kecil Selain Agya untuk Rumah di Gang Sempit
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ikut Jokowi ke Arab, Keterangan Dito Ariotedjo Disebut Kuatkan Bukti Soal Pembagian Kuota Haji
-
Melodi My Way di Bawah Rintik Hujan Batu Tulis Warnai Perayaan Sederhana HUT ke-79 Megawati
-
Geledah Rumah Bupati Pati Sudewo Dkk, KPK Amankan Dokumen Hingga Uang Ratusan Juta Rupiah
-
Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi
-
KPK Cecar Eks Menpora Dito: Asal Usul Kuota Haji Tambahan Dipertanyakan
-
Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Gebuk 'Oligarki Serakahnomic'
-
Soal Kemungkinan Periksa Jokowi dalam Kasus Kuota Haji, KPK: Tergantung Kebutuhan Penyidik
-
Bareskrim Bongkar Borok Dana Syariah Indonesia: Proyek Fiktif Jerat 15.000 Investor
-
Pengamat Soal Kasus Nadiem: Narasi Sakit dan Laporan Balik Bisa Jadi Strategi Corruptor Fights Back
-
Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Kasatgas Tito Makan Bareng Pengungsi di Dusun Seulemak