- Lima oknum anggota TNI AL ditahan di Pomal Lanal Melonguane karena menganiaya warga sipil bernama Berkam Saweduling pada Kamis malam.
- Penganiayaan terjadi di Pelabuhan Melonguane setelah korban menegur para oknum yang diduga dipengaruhi minuman keras.
- Massa memprotes dengan merusak kapal TNI AL, lalu Lantamal VIII memberikan bantuan pengobatan dan santunan sebagai mediasi.
Suara.com - Kasus dugaan kekerasan yang melibatkan aparat kembali terjadi di Sulawesi Utara.
Sebanyak lima oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) kini harus mendekam di sel tahanan Pomal Lanal Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Penahanan ini dilakukan setelah mereka diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga sipil pada Kamis (22/1/2026) malam.
Insiden yang terjadi di kawasan Pelabuhan Melonguane tersebut menimpa seorang warga bernama Berkam Saweduling.
Peristiwa ini bermula ketika korban sedang memancing di pelabuhan dan memberikan teguran kepada para oknum anggota TNI AL yang berada di lokasi tersebut karena merasa terganggu dengan aktivitas mereka.
Namun, teguran korban justru memicu amarah para pelaku. Berkam diduga dikeroyok oleh kelima oknum tersebut hingga menderita luka lebam serius di area mata kanan serta luka pada bagian lutut.
Aksi pengeroyokan yang sempat terekam dan viral di media sosial ini dengan cepat memancing amarah masyarakat setempat.
Pada Jumat (23/1/2026), ratusan warga mendatangi Mako Lanal Melonguane untuk menuntut keadilan serta transparansi dalam proses hukum para pelaku.
Ketegangan sempat meningkat saat massa yang emosional mencoba mengusir Kapal Angkatan Laut (KAL) Karakelang yang sedang bersandar sebagai bentuk protes keras atas perilaku oknum prajurit tersebut.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Parfum Mobil yang Aman Buat AC dan Aromanya Enak Buat Hidung
Masyarakat mendesak agar institusi TNI AL menindak tegas anggotanya yang bertindak arogan terhadap rakyat kecil.
Tidak hanya kekerasan dan pelanggaran hukum, warga yang geram juga memotong tali tambat kapal TNI AL (Pulau Karakelang) hingga kapal hanyut dan mengalami kerusakan parah.
Dalam video yang viral, nampak kapal mengalami kerusakan pada bagian mesin, hingga bocor pada lambung dan karam.
Penjelasan Lantamal VIII dan Upaya Mediasi
Menanggapi gejolak tersebut, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, angkat bicara.
Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut merupakan kesalahpahaman yang diduga kuat dipicu oleh pengaruh minuman keras (miras) yang dikonsumsi para pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok