News / Metropolitan
Senin, 26 Januari 2026 | 20:35 WIB
Ilustrasi -Barang bukti pencurian kabel penerangan jalan umum di Jakarta. (Antara/HO-Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya)
Baca 10 detik
  • Video viral kerusakan trotoar Koja akibat pencurian kabel PJU mendapat respons cepat Dinas Bina Marga.
  • Siti Dinarwenny menyebut 200 meter kabel dicuri dan *paving block* rusak pada 21 Januari 2025.
  • Perbaikan trotoar selesai 25 Januari 2025, masyarakat diimbau menjaga fasilitas umum dari aksi perusakan.

Suara.com - Aksi kriminalitas yang menyasar fasilitas publik di kawasan Koja, Jakarta Utara, baru-baru ini menyedot perhatian publik setelah unggahan video kerusakan trotoar viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat kondisi konblok di sisi jalan raya yang biasanya padat kendaraan besar itu berserakan tidak beraturan.

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan tersebut ditengarai akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab yang nekat membongkar trotoar demi mengincar kabel Penerangan Jalan Umum (PJU).

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, memberikan penjelasan resmi pada Senin (27/1/2025).

Siti mengonfirmasi bahwa kerusakan di Jalan Jampea tersebut dipicu oleh dugaan aksi pencurian kabel lampu PJU yang terjadi pada 21 Januari 2025.

Berdasarkan pengecekan di lapangan, panjang kabel yang ditanam di bawah tanah dan hilang dicuri mencapai sekitar 200 meter.

"Kabel lampu PJU yang ditanam di bawah tanah hilang. Tak hanya itu, akibat kejadian ini, paving block yang berada di lokasi kejadian turut dirusak sehingga mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," ujar Wenny dalam keterangan tertulis kepada Suara.com.

Laporan awal mengenai peristiwa ini diterima Dinas Bina Marga dari pihak Kelurahan Koja yang mengadukan adanya lampu jalan yang padam di lokasi tersebut.

Satuan Tugas PJU Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Utara kemudian bergerak cepat melakukan penarikan kabel udara agar pelayanan penerangan tetap terjaga.

Baca Juga: Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS

Meskipun penanganan listrik dilakukan pada hari yang sama dengan kejadian, perbaikan fisik terhadap konblok yang rusak baru selesai dikerjakan secara menyeluruh pada akhir pekan kemarin.

"Adapun paving block yang dirusak juga telah diperbaiki pada 25 Januari 2025," lanjut Wenny.

Kini, fasilitas trotoar di kawasan tersebut telah kembali rapi sehingga dapat dimanfaatkan oleh para pengguna jalan dengan aman dan nyaman.

Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat untuk turut serta mengawasi aset negara agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

"Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga fasilitas umum demi kepentingan bersama. Segala bentuk pencurian maupun perusakan fasilitas umum dapat ditindak secara hukum," tegas Wenny.

Load More