- Video viral kerusakan trotoar Koja akibat pencurian kabel PJU mendapat respons cepat Dinas Bina Marga.
- Siti Dinarwenny menyebut 200 meter kabel dicuri dan *paving block* rusak pada 21 Januari 2025.
- Perbaikan trotoar selesai 25 Januari 2025, masyarakat diimbau menjaga fasilitas umum dari aksi perusakan.
Suara.com - Aksi kriminalitas yang menyasar fasilitas publik di kawasan Koja, Jakarta Utara, baru-baru ini menyedot perhatian publik setelah unggahan video kerusakan trotoar viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat kondisi konblok di sisi jalan raya yang biasanya padat kendaraan besar itu berserakan tidak beraturan.
Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan tersebut ditengarai akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab yang nekat membongkar trotoar demi mengincar kabel Penerangan Jalan Umum (PJU).
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Wenny, memberikan penjelasan resmi pada Senin (27/1/2025).
Wenny mengonfirmasi bahwa kerusakan di Jalan Jampea tersebut dipicu oleh dugaan aksi pencurian kabel lampu PJU yang terjadi pada 21 Januari 2025.
Berdasarkan pengecekan di lapangan, panjang kabel yang ditanam di bawah tanah dan hilang dicuri mencapai sekitar 200 meter.
"Kabel lampu PJU yang ditanam di bawah tanah hilang. Tak hanya itu, akibat kejadian ini, paving block yang berada di lokasi kejadian turut dirusak sehingga mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," ujar Wenny dalam keterangan tertulis kepada Suara.com.
Laporan awal mengenai peristiwa ini diterima Dinas Bina Marga dari pihak Kelurahan Koja yang mengadukan adanya lampu jalan yang padam di lokasi tersebut.
Satuan Tugas PJU Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Utara kemudian bergerak cepat melakukan penarikan kabel baru agar pelayanan penerangan tetap terjaga.
Baca Juga: Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS
Meskipun penanganan listrik dilakukan pada hari yang sama dengan kejadian, perbaikan fisik terhadap konblok yang rusak baru selesai dikerjakan secara menyeluruh pada akhir pekan kemarin.
"Adapun paving block yang dirusak juga telah diperbaiki pada 25 Januari 2025," lanjut Wenny.
Kini, fasilitas trotoar di kawasan tersebut telah kembali rapi sehingga dapat dimanfaatkan oleh para pengguna jalan dengan aman dan nyaman.
Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat untuk turut serta mengawasi aset negara agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
"Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga fasilitas umum demi kepentingan bersama. Segala bentuk pencurian maupun perusakan fasilitas umum dapat ditindak secara hukum," tegas Wenny.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan