- Komisi III DPR RI akan memanggil Kapolresta dan Kajari Sleman terkait penetapan tersangka Hogi Minaya setelah membela istrinya.
- Pemanggilan dijadwalkan Rabu (28/1/2026) untuk menjelaskan penetapan tersangka kasus kecelakaan lalu lintas saat mengejar jambret.
- Kapolresta dan Kajari Sleman menyatakan siap hadir untuk memberikan keterangan secara menyeluruh mengenai duduk perkara kasus Hogi.
Suara.com - Komisi III DPR RI berencana memanggil Kapolresta dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman terkait kasus seorang suami bernama Hogi Minaya yang ditetapkan sebagai tersangka usai membela istrinya dari aksi penjambretan.
Diketahui, Hogi dijadikan tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dirinya dan dua penjambret terhadap sang istri.
Menanggapi rencana pemanggilan tersebut, Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto Erning Wibowo mengaku siap menghadap Komisi III untuk menjelaskan perkara tersebut secara menyeluruh.
"Ya, kita apabila diminta untuk memberikan keterangan, ya kita akan sampaikan seutuh-utuhnya di sana," kata Edy dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (27/1/2026).
Senada dengan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto, juga menyatakan kesiapannya untuk hadir memenuhi panggilan Komisi III DPR RI.
"Pada prinsipnya kami kalau pun diundang, kami siap untuk menghadiri undangan dari Komisi III," ujar Bambang.
Bambang menambahkan, bersama Polresta Sleman pihaknya akan menjelaskan duduk perkara secara utuh terkait kasus yang menimpa Hogi di hadapan Komisi III.
"Insyaallah kami akan menjelaskan, gitu. Dengan pihak Polres juga ya kalau memang diundang," ucapnya.
Adapun Komisi III DPR RI dijadwalkan memanggil Kapolresta dan Kajari Sleman pada Rabu (28/1/2026) mendatang.
Baca Juga: POLLING: Lihat Begal Beraksi, Kamu Pilih Minggir atau Tabrak?
Langkah tersebut diambil sebagai respons atas penetapan tersangka terhadap Hogi Minaya, pria yang mengejar dua pelaku jambret terhadap istrinya hingga akhirnya tewas setelah menabrak tembok di wilayah Sleman.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mempertanyakan penerapan Pasal 310 dan Pasal 311 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) dalam kasus ini. Menurutnya, kematian pelaku tidak disebabkan oleh tabrakan langsung dengan Hogi, melainkan akibat kecelakaan tunggal saat proses pengejaran.
Berita Terkait
-
POLLING: Lihat Begal Beraksi, Kamu Pilih Minggir atau Tabrak?
-
Plot Twist Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka: Sepakat Damai, Bentuknya Masih Abu-abu
-
Bela Diri vs Kelalaian: Mengurai Kasus Suami Lawan Jambret di Sleman Jadi Tersangka
-
Mengapa RJ Kasus Suami Bela Istri Baru Berhasil di Kejaksaan? Pengacara Beberkan Hambatannya
-
Bela Istri dari Jambret Jadi Tersangka, Bagaimana Hukum Pidana Melihatnya?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Mengenal 'Pasukan Siluman' Unit NOPO, Sang Penjaga Nyawa Mojtaba Khamenei
-
Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara