- Penjual es gabus Suderajat dituduh aparat menggunakan spons, namun hasil lab Polri menyatakan produknya aman dikonsumsi.
- Anggota Komisi III DPR RI desak sanksi etik dan disiplin bagi oknum aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertindak gegabah.
- DPR mendorong pendampingan hukum dan pemulihan nama baik Suderajat sebagai bentuk tanggung jawab negara atas kerugian dialami.
Namun, hasil uji laboratorium forensik Polri dan Dinas Kesehatan mematahkan tuduhan tersebut. Es gabus Suderajat dinyatakan 100 persen aman dan layak konsumsi. Tidak ditemukan sedikitpun bahan berbahaya apalagi spons seperti yang dituduhkan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri, mengonfirmasi bahwa Suderajat telah dipulangkan. Polisi juga telah mengganti kerugian atas barang dagangan yang sempat disita.
Pihak aparat di Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru, akhirnya mengakui kekhilafan mereka. Mereka berdalih terlalu cepat mengambil kesimpulan hingga melakukan penangkapan sebelum ada bukti yang sah.
Sambil tertunduk lesu, para oknum tersebut memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada Suderajat, sembari memastikan bahwa fitnah tersebut tidak bermaksud untuk mencemarkan nama baik korban. Namun bagi Komisi III DPR, permintaan maaf di atas kertas dianggap belum cukup untuk membayar trauma dan kerugian nama baik sang pedagang kecil. (Antara)
Berita Terkait
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026
-
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara dalam Sepekan ke Depan
-
Sari Yuliati Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPR Gantikan Adies Kadir
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel
-
Iran Diminta Fokus Lawan Amerika Serikat Tanpa Ganggu Keamanan Negara-Negara Arab
-
Rusia dan China Bersatu Bantu Iran Lawan Amerika Serikat Pakai Satelit Canggih Hingga Rudal Pembunuh
-
Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi