- Tim gabungan melakukan asesmen dan kaji cepat, evakuasi warga, serta membuka akses jalan yang terputus menggunakan alat berat.
- Posko tanggap darurat didirikan di Balai Desa Serang sebagai pusat koordinasi penanganan bencana.
- Hingga kini, kondisi listrik di desa terdampak berangsur pulih dan proses pembersihan material banjir masih berlangsung.
Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama pemerintah daerah bergerak cepat menangani dampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dengan mendirikan dapur umum serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa penanganan bencana dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
"“Kami berkolaborasi dengan berbagai unsur terkait, mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar korban terdampak bencana,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).
Bencana banjir dan longsor terjadi pada Jumat malam (23/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB akibat hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Slamet. Curah hujan yang mencapai lebih dari 150 milimeter menyebabkan sejumlah sungai meluap dan memicu banjir bandang setinggi dua hingga tiga meter di beberapa desa, seperti Desa Kutabawa dan Desa Serang di Kecamatan Karangreja, serta Desa Sangkanayu dan Desa Lambur di Kecamatan Mrebet.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat. Sebanyak 1.121 warga dari Desa Sangkanayu dan Desa Serang terpaksa mengungsi. Selain itu, tercatat 146 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat. Sejumlah fasilitas umum, termasuk posyandu dan balai desa, juga mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding akibat hantaman bebatuan dan batang pohon yang terbawa arus.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, Kemensos bersama Dinas Sosial Kabupaten Purbalingga, TNI-Polri, PMI, dan Baznas mendirikan dapur umum di Desa Serang dan Desa Sangkanayu. Sementara itu, PDAM turut mendistribusikan air bersih bagi warga terdampak.
Kemensos juga menyalurkan bantuan logistik tahap pertama melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Bantuan yang disalurkan meliputi 200 makanan siap saji, 200 paket lauk pauk siap saji, 5 unit tenda keluarga, 100 lembar kasur, 100 lembar selimut, 100 lembar tenda gulung, 100 paket sandang anak, 100 paket family kit, hingga 100 paket kids ware (perlengkapan kebutuhan anak).
Selain penyaluran bantuan, tim gabungan bersama pemerintah daerah melakukan asesmen dan kaji cepat, evakuasi warga ke lokasi aman, serta membuka akses jalan yang sempat terputus dengan menggunakan alat berat. Posko tanggap darurat pun didirikan di Balai Desa Serang sebagai pusat koordinasi penanganan di lapangan.
Gus Ipul menegaskan bahwa petugas terus melakukan pendataan dan evakuasi guna memastikan keselamatan seluruh warga terdampak.
Baca Juga: Benih Berkualitas Angkat Hasil Panen Jagung Petani Jateng
"Petugas di lapangan terus bekerja melakukan pendataan serta evakuasi untuk memastikan keselamatan korban,” pungkasnya.
Hingga kini, pasokan listrik di Desa Serang dan Desa Kutabawa berangsur pulih, sementara proses pembersihan material banjir masih berlangsung. Operasional dapur umum juga terus berjalan untuk menjamin kebutuhan pangan pengungsi dan relawan tetap terpenuhi.***
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Ramai-Ramai Turun Hari Ini, Beras hingga Cabai Ikut Melunak
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
Cara Daftar Antrean KJP Pangan Bersubsidi DKI Jakarta 2026, Cek di Sini!
-
Distribusi Pulih, Harga Pangan di Wilayah Bencana Aceh-Sumut-Sumbar Mulai Melandai
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
Terkini
-
Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?
-
Dituding Minta 'Uang Damai' Rp5 Miliar oleh Tersangka Korupsi Indah, Ini Jawaban Tegas Polda Metro
-
Operasi Pekat Jaya Digelar Jelang Ramadan, Polda Metro Sasar Tawuran hingga Premanisme!
-
Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota
-
Siapa yang Mencopotnya? Chiki Fawzi Curhat Diberhentikan Jadi Petugas Haji karena Ada Arahan Atasan
-
Video Pedagang Es Gabus Dihakimi di Jalanan Bikin Geram, Ini 7 Faktanya
-
ICJR: Aparat TNI-Polri yang Paksa dan Intimidasi Pedagang Es Jadul Bisa Dipidana hingga 7 Tahun!
-
Ketua KPK Setyo Budiyanto: 1.916 Laporan Gratifikasi Masuk, Kuantitas Naik tapi Nilai Menurun
-
Suami Jadi Tersangka Usai Kejar Jambret Istri di Sleman, KemenPPPA Soroti Trauma Korban
-
Amukan Badai Salju di New York: 10 Nyawa Melayang, Kota Berstatus Kode Biru