Bisnis / Makro
Selasa, 27 Januari 2026 | 12:48 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian saat diwawancarai wartawan di Kota Padang, Selasa (13/1/2026). [Dok. Antara/ Muhammad Zulfikar]
Baca 10 detik
  • IPH Aceh, Sumut, dan Sumbar turun signifikan pada minggu ketiga Januari 2026.
  • Pemerintah kerahkan Hercules dan Heli untuk distribusi pangan ke daerah isolasi.
  • Seluruh jalan nasional pulih dan mayoritas pasar di wilayah bencana kembali buka.

Suara.com - Kabar baik datang dari wilayah terdampak bencana di Sumatera. Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Provinsi Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan penurunan signifikan pada pekan ketiga Januari 2026.

Tren positif ini terjadi setelah ketiga wilayah tersebut sempat diguncang lonjakan inflasi ekstrem pada Desember 2025 akibat lumpuhnya jalur logistik.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil "operasi senyap" distribusi pangan besar-besaran untuk menembus isolasi wilayah.

Bencana yang merusak jalan, jembatan, hingga pasar rakyat sebelumnya sempat memutus rantai pasok kebutuhan pokok. Menanggapi situasi darurat tersebut, pemerintah melalui Bulog dan Badan Pangan Nasional melakukan langkah luar biasa dengan mengerahkan jalur udara.

"Pengiriman suplai minyak goreng dan beras didorong ke daerah-daerah yang sulit melalui heli hingga pesawat Hercules," ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Pemanfaatan Bandara Rembele di Aceh dan bandara di Kepulauan Nias terbukti krusial dalam menekan harga di tingkat konsumen.

Selain jalur udara, pemulihan infrastruktur darat oleh Kementerian PU dan Danantara menjadi titik balik normalisasi harga. Saat ini, seluruh jalan nasional di tiga provinsi tersebut telah kembali berfungsi 100%.

Kondisi pasar rakyat pun menunjukkan pemulihan signifikan dimana Sumut & Sumbar aktivitas pasarnya telah pulih 100% dan Aceh sebanyak 73 dari 112 pasar telah beroperasi kembali pascabencana.

Meski secara umum harga melandai, data BPS menunjukkan masih ada segelintir daerah yang berjuang melawan kenaikan IPH, di antaranya Kabupaten Bener Meriah dan Kota Langsa (Aceh), Nias Selatan (Sumut), serta Tanah Datar dan Pasaman (Sumbar). Pemerintah berkomitmen terus memperkuat kerja sama lintas lembaga guna memastikan stabilitas harga di seluruh titik terdampak tetap terjaga.

Baca Juga: Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas, Strategi PNM Perkuat Gizi Masyarakat

Load More