- Kuasa hukum Hogi Minaya membeberkan kronologi kliennya menjadi tersangka usai mengejar pelaku penjambretan pada Rabu (28/1/2026).
- Peristiwa terjadi Sabtu, 26 April 2025, di Sleman, DIY, ketika istri Hogi dijambret menggunakan *cutter* saat mengantar pesanan.
- Hogi mengejar pelaku karena berusaha melindungi istri dan menyelamatkan tas berisi tagihan pesanan usaha snack mereka.
Suara.com - Kuasa hukum Hogi Minaya, Teguh Sri Raharjo, membeberkan kronologi lengkap peristiwa yang menjerat kliennya hingga menjadi tersangka usai mengejar pelaku penjambretan.
Penjelasan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Teguh menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 26 April 2025, sekitar pukul 06.25 WIB di Jalan Raya Jogja–Solo Km 8, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Saat itu, istri Hogi, Arista Ningtyas, tengah dalam perjalanan mengantar pesanan snack ke sebuah hotel.
"Istri baru mengambil snack di pasar patuk mau menuju hotel grand diamond. Tidak disangka tidak diduga tiba tiba bertemu mas hogi, mba arista mengendarai sepeda motor bertemu mas hogi di turunan fly over janti, mas hogi naik mobil. Sama sama mau mengantar pesanan snack di hotel grand diamond," ujar Teguh di hadapan pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI.
Saat itulah, Hogi melihat istrinya dibuntuti oleh dua orang yang berboncengan sepeda motor. Pelaku kemudian melakukan aksi penjambretan dengan menggunakan senjata tajam.
"Mas hogi melihat istrinya kayaknya ada yang mendekati, dua orang berboncengan motor, ke belakanh mba arista kemudian mengambil tas yang ada di dalam dagangan, dengan menggunakan cutter," jelas Teguh.
Melihat peristiwa tersebut, Hogi langsung melakukan pengejaran setelah istrinya berteriak meminta tolong.
Dalam situasi tersebut, para pelaku justru memacu kendaraan lebih kencang meskipun Hogi telah berusaha memberikan peringatan.
Baca Juga: Bahas Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Kejar Jambret Istri, Komisi III DPR Sampai Istighfar Dua Kali
"Kemudian dilakukan pengejaran terhadap jambret yang berboncengan, yanh di belakang masih membawa cutter, mas hogi berusaha menghentikan. Tapi ternyata dari penjmabret malah semakin kencang mengemudikan sepeda motornya. Sehingga terjadi body contact begitu, kemudian penjambret ini sepeda motornya masuk ke jalur trotoar yang kemudian menabrak tembok kemudian terpental dan ke aspal, kemudian yang pembonceng ini, dalam kondisi tidak sadar diri dua duanys. Pembonceng masih menggenggam cutter," paparnya.
Teguh menegaskan bahwa aksi pengejaran yang dilakukan kliennya didasari oleh sebab yang jelas (causa), yakni demi melindungi istri dan menyelamatkan barang milik mereka yang dirampas.
Ia menekankan bahwa isi tas tersebut sangat krusial bagi keberlangsungan usaha snack milik istri kliennya.
"Mas Hogi melakukan pengejaran terhadap jambret kan ada sebab musababnya, ada causa, ketika istrinya disikapi seperti itu, dan ingin tas itu kembali pada dia dan istrinya. Mungkin tak sebearapa isi tas, untuk uangnya nominalnya, tapi banyak tagihan terkait pesanan snack. Yang itu juga harus diselamatkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bahas Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Kejar Jambret Istri, Komisi III DPR Sampai Istighfar Dua Kali
-
Suami Jadi Tersangka Usai Kejar Jambret Istri di Sleman, KemenPPPA Soroti Trauma Korban
-
Dipanggil Komisi III DPR, Kapolresta-Kajari Sleman Siap Beberkan Kasus Jambret Secara Menyeluruh
-
POLLING: Lihat Begal Beraksi, Kamu Pilih Minggir atau Tabrak?
-
Plot Twist Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka: Sepakat Damai, Bentuknya Masih Abu-abu
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran