- Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri membuka pelatihan komunikasi kepolisian humanis pada Kamis, 29 Januari 2026.
- Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas 1.211 personel dalam membangun kemitraan dan pelayanan publik yang empatik.
- Kepercayaan publik ditekankan sebagai modal utama Polri yang harus dijaga melalui komunikasi santun dan tidak melukai masyarakat.
Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan pentingnya komunikasi kepolisian yang humanis dan tidak melukai perasaan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas. Penekanan itu disampaikan saat membuka Pelatihan Peningkatan Komunikasi Sosial di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Kamis (29/1/2026).
Asep mengatakan, pelatihan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas personel Polri dalam membangun komunikasi, kemitraan, dan pelayanan publik di tengah dinamika sosial masyarakat yang kian kompleks.
Sebanyak 1.211 personel mengikuti bimbingan teknis tersebut. Peserta berasal dari berbagai satuan, mulai dari Danki dan Danton Ditsamapta, Kasi dan Panit Negosiator Ditsamapta, Danki dan Danton Satbrimob, seluruh Kapolsek, Kasat Binmas, Kanit Binmas, Pamapta Polres, hingga seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polda Metro Jaya.
Dalam arahannya, Asep menegaskan bahwa pembinaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, kehadiran Polri tidak cukup hanya cepat dan tegas, tetapi juga harus dibarengi pendekatan yang empatik dan komunikasi yang tepat.
“Kepercayaan publik adalah modal utama Polri. Tanpa kepercayaan, tindakan yang benar pun bisa disalahpahami. Karena itu, setiap langkah harus disampaikan dengan cara yang tepat, santun, dan tidak melukai perasaan masyarakat,” ujar Asep.
Mantan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu juga turut menyoroti peran strategis fungsi pembinaan masyarakat, khususnya Binmas dan Bhabinkamtibmas, sebagai ujung tombak community policing sekaligus problem solver di tingkat kewilayahan.
Di tengah keterbatasan jumlah personel, Asep menilai kualitas kehadiran dan komunikasi menjadi kunci efektivitas pelayanan kepolisian.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai strategi komunikasi publik, pendekatan persuasif, serta kemampuan membaca dan mengelola dinamika sosial, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini tanpa memicu resistensi publik.
Baca Juga: Komisi III DPR RI: Reformasi Polri dan Kejaksaan Tak Cukup Regulasi, Butuh Perubahan Kultur
Menutup arahannya, Asep mengajak seluruh jajaran menjadikan pembinaan masyarakat sebagai investasi kepercayaan jangka panjang, melalui sinergi lintas fungsi serta keselarasan pesan dan sikap kelembagaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan martabat Polri di mata publik.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR RI: Reformasi Polri dan Kejaksaan Tak Cukup Regulasi, Butuh Perubahan Kultur
-
Belasan Polisi Polda Riau Dipecat Tak Hormat karena Pelanggaran Berat, Nama-namanya Dirilis ke Media
-
Nasib Ibu Guru Budi di Ujung Tanduk Usai Mediasi Buntu, Ortu Siswa Ngotot Lapor Polisi
-
Polisi sebagai Penegak Hukum: Mengapa Sarjana Hukum Bukan Syarat Wajib?
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Mengapa Harus Reapply Sunscreen Setiap 2 Jam Sekali? Ini 5 Alasan Pentingnya
-
Strategi Isuzu Jaga Produktivitas Bisnis Konsumen Lewat Bengkel Berjalan
-
Pergerakan IHSG Hari Ini saat Wall Street Koreksi Parah dan KOSPI Anjlok 6 Persen
-
Persija Ditahan Port FC, Shin Tae-yong Singgung 6 Pemain yang Bela Timnas Indonesia
-
Daftar Zodiak yang Banjir Rezeki Sepanjang Agustus 2026, Gerhana Matahari Bawa Keberuntungan
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?
-
Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta