Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mengumumkan sebanyak 280 fasilitas kesehatan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tetap beroperasi meski terdampak bencana. [Antara]
Baca 10 detik
- Sebanyak 280 fasilitas kesehatan terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar tapi layanan tetap berjalan.
- Pembangunan 3.248 unit hunian sementara (Huntara) di Aceh telah rampung 100% per 29 Januari 2026.
- Total pengungsi di tiga provinsi terdampak bencana menurun menjadi 111.788 jiwa seiring pemulihan.
"Total secara keseluruhan pengungsi sampai dengan kemarin itu ada 111.788 jiwa," ujar Amran.
Untuk wilayah Sumatera Barat, jumlah pengungsi tercatat turun cukup signifikan. Dari sebelumnya 10.884 jiwa per 24 Januari, kini jumlah pengungsi berkurang menjadi 9.040 jiwa.
Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, jumlah pengungsi terbaru tercatat sebanyak 11.085 jiwa. Angka tersebut juga menunjukkan tren penurunan dibandingkan data awal pascabencana.
Adapun Provinsi Aceh masih menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbesar. Hingga data terakhir, jumlah pengungsi di Aceh tercatat sebanyak 91.663 jiwa.
Komentar
Berita Terkait
-
Huntara untuk Korban Bencana di Aceh 100 Persen Rampung
-
Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Menurun
-
Care for Sumut Charity Run: Berlari di GBK untuk Bantu Korban Banjir Sumatera Utara
-
Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua
-
PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga