- Sebanyak 280 fasilitas kesehatan terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar tapi layanan tetap berjalan.
- Pembangunan 3.248 unit hunian sementara (Huntara) di Aceh telah rampung 100% per 29 Januari 2026.
- Total pengungsi di tiga provinsi terdampak bencana menurun menjadi 111.788 jiwa seiring pemulihan.
Suara.com - Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mengumumkan sebanyak 280 fasilitas kesehatan terdampak bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Meski demikian, seluruh layanan kesehatan dipastikan tetap berjalan.
Direktur Jenderal Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Kementerian Dalam Negeri sekaligus Juru Bicara Satgas, Amran menyampaikan fasilitas kesehatan terdampak di Aceh tercatat sebanyak 141 unit, di Sumatera Utara 67 unit, dan di Sumatera Barat 72 unit.
“Sehingga secara keseluruhan 280 unit (fasilitas kesehatan terdampak),” kata Amran dalam konferensi pers Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Kemendagri, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Ia menjelaskan, untuk Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat, seluruh fasilitas kesehatan yang terdampak telah dilaporkan berfungsi dengan baik. Sementara di Aceh, masih terdapat dua puskesmas yang pelayanannya dilakukan di luar gedung.
“Kecuali Puskesmas Lokop, yaitu di Desa Lokop, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur. Ini pelayanan dilakukan di luar gedung,” ucapnya.
Selain itu, pelayanan kesehatan di Puskesmas Jambur Lak-Lak, Desa Jambur Lak-Lak, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, juga masih dilakukan di luar gedung akibat dampak kerusakan bangunan.
Meski demikian, Amran menegaskan seluruh fasilitas kesehatan tetap berfungsi dan melayani masyarakat. Pemerintah memastikan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana tetap menjadi prioritas selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.
Huntara Rampung Dibangun
Sebelumnya Amran juga menerangkan pembangunan hunian sementara atau Huntara di Provinsi Aceh telah rampung 100 persen. Satgas telah telah membangun 3.248 unit Huntara di Aceh.
Baca Juga: Ketua Satgas Tito Karnavian Pastikan Huntara Pengungsi di Pidie Jaya Layak Huni
“Untuk data sementara di Provinsi Aceh, Huntara sudah 100 persen, yaitu sebanyak 3.248 yang selesai,” ujar Amran.
Sementara itu, progres pembangunan Huntara di wilayah lain masih berjalan. Di Provinsi Sumatera Utara, Huntara yang direncanakan sebanyak 962 unit, dengan realisasi pembangunan mencapai 557 unit.
Adapun di Provinsi Sumatera Barat, dari total rencana 618 unit Huntara, sebanyak 476 unit telah selesai dibangun. Satgas menargetkan sisa pembangunan di dua provinsi tersebut dapat segera dirampungkan seiring dengan pemulihan infrastruktur dasar.
Jumlah Pengungsi Turun
Seiring dengan itu, jumlah pengungsi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus turun. Data terbaru yang dihimpun Posko Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi mencatat, total pengungsi di tiga provinsi tersebut kini tersisa 111.788 jiwa.
Amran menyampaikan penurunan jumlah pengungsi terjadi secara bertahap dari waktu ke waktu seiring dengan berjalannya proses penanganan darurat dan rehabilitasi.
Berita Terkait
-
Huntara untuk Korban Bencana di Aceh 100 Persen Rampung
-
Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Menurun
-
Care for Sumut Charity Run: Berlari di GBK untuk Bantu Korban Banjir Sumatera Utara
-
Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua
-
PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
Terkini
-
Sumut Darurat Agraria: 450 Konflik Mandek, 1,8 Juta Jiwa Terdampak Bencana Sepanjang 2025
-
Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'
-
Heboh Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Begini Penjelasan Pihak Pengelola
-
Batal Lanjutkan RJ, Penghentian Kasus Hogi Minaya Tinggal Tunggu Surat Kejari Sleman
-
Buka Pelatihan Komunikasi Sosial, Kapolda Metro Jaya: Polisi Jangan Sakiti Hati Masyarakat!
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Beri Respons Begini
-
Lisa BLACKPINK 'Ambil Alih' Kota Tua untuk Syuting Film, Sejumlah Jalan Direkayasa hingga 7 Februari
-
Ketegangan AS-Iran Meningkat, Komisi I DPR RI Desak Kemlu Siaga Lindungi WNI
-
Fit and Proper Test DPR Disebut Cuma Formalitas, Formappi: Hanya Panggung Politik
-
Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026