- Imam Hidayat membunuh kekasihnya, Nurminah, di Lombok Barat karena motif cemburu setelah mengetahui komunikasi korban dengan mantan.
- Pelaku menghilangkan jejak korban dengan mengecor jasad tanpa busana di dalam sumur dapur rumahnya yang sedalam tiga meter.
- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mataram memvonis pelaku 18 tahun penjara atas kasus pembunuhan berencana tersebut, memicu kericuhan keluarga.
Api cemburu inilah yang membuat pelaku gelap mata hingga merencanakan pembunuhan terhadap wanita yang menjalin hubungan asmara dengannya itu.
6. Proses Evakuasi Jasad Berlangsung Dramatis Selama 7 Jam
Pembongkaran sumur dilakukan pada 23 Agustus 2025 oleh Satreskrim Polres Lombok Barat bersama tim Inafis dan warga sekitar.
Proses evakuasi berlangsung alot selama sekitar lima hingga tujuh jam karena cor beton telah mengeras. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tanpa busana dan dalam posisi terbalik.
7. Divonis 18 Tahun Penjara atas Pembunuhan Berencana
Pada awal kasus, polisi menjerat pelaku dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.
Namun, pada sidang putusan 29 Januari 2026, Majelis Hakim PN Mataram menjatuhkan vonis 18 tahun penjara. Hakim menilai pelaku terbukti melanggar Pasal 459 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP (pembunuhan berencana), sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.
8. Sidang Berakhir Ricuh karena Keluarga Tak Terima
Sidang putusan tersebut berakhir ricuh karena pihak keluarga korban, terutama saudara korban Samsul Rizal, mengaku sangat kecewa.
Mereka menilai hukuman 18 tahun penjara tidak sebanding dengan kekejaman pelaku yang telah membunuh dan memperlakukan jasad Nurminah secara tidak manusiawi.
Kericuhan sempat terjadi di dalam ruang sidang hingga aparat kepolisian dari Polsek Ampenan dan Polresta Mataram turun tangan untuk menenangkan massa dan mengamankan situasi.
Reporter: Dinda Pramesti K
Baca Juga: Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
Berita Terkait
-
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
-
Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji
-
Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan
-
Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah
-
Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!