News / Metropolitan
Jum'at, 30 Januari 2026 | 23:15 WIB
Ilustrasi pencurian. [Pixabay]
Baca 10 detik
  • Seorang pria berinisial EA dibekuk Polres Metro Jakarta Barat karena membobol rumah mewah di Kebon Jeruk.
  • Pelaku memanfaatkan kamar hotel berdekatan sebagai akses masuk melalui balkon menuju ventilasi rumah target.
  • EA gagal menguasai barang berharga Rp150 juta setelah panik karena mendapati rumah sasarannya ternyata berpenghuni.

Suara.com - Sebuah modus pencurian cerdik sekaligus nekat berhasil diungkap oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat. Seorang pria berinisial EA kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah aksinya membobol sebuah rumah mewah di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terendus aparat.

Uniknya, EA tidak beraksi seperti maling pada umumnya. Ia memanfaatkan fasilitas sebuah penginapan kelas melati yang lokasinya berdempetan langsung dengan rumah sasarannya.

Dengan menyewa sebuah kamar, ia mendapatkan akses 'VIP' untuk melancarkan niat jahatnya.

Aksi yang telah direncanakan dengan matang ini menunjukkan bagaimana pelaku kejahatan terus mencari celah baru untuk mengelabui korbannya. Namun, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga.

Kronologi Cerdik: Pesan Kamar Demi Akses Balkon

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, membeberkan secara rinci bagaimana EA menjalankan aksinya.

Menurutnya, pelaku sengaja memesan satu kamar di penginapan kelas melati yang dindingnya berbatasan langsung dengan rumah mewah yang menjadi targetnya.

Kunci dari operasi senyap ini adalah balkon kamar hotel. Posisi balkon tersebut ternyata memberikan akses langsung ke bagian ventilasi rumah korban, sebuah celah yang luput dari perhatian pemilik rumah.

"Ventilasi rumah korban berbatasan langsung dengan balkon hotel," kata Twedi saat konferensi pers di kantornya.

Baca Juga: Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok

Dengan memanfaatkan situasi tersebut, EA mencoba memanjat dari balkon hotel menuju ventilasi rumah.

Namun, aksinya tidak berjalan mulus. Saat diinjak, ventilasi yang rapuh itu ambruk, membuat EA sempat terjatuh ke dalam rumah.

Tak ingin membuang waktu, ia segera bangkit dan langsung menggeledah isi lemari untuk menggasak barang-barang berharga milik korban.

Dalam waktu singkat, sejumlah barang mewah dengan total taksiran kerugian mencapai Rp150 juta berhasil ia kumpulkan.

Salah Perhitungan: Dikira Kosong, Ternyata Ada Penghuni

Di balik rencana yang terlihat matang, EA melakukan satu kesalahan fatal. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Sipayung, menjelaskan bahwa pelaku memilih rumah tersebut karena berasumsi tidak ada orang di dalamnya.

Load More