- Seorang pria berinisial EA dibekuk Polres Metro Jakarta Barat karena membobol rumah mewah di Kebon Jeruk.
- Pelaku memanfaatkan kamar hotel berdekatan sebagai akses masuk melalui balkon menuju ventilasi rumah target.
- EA gagal menguasai barang berharga Rp150 juta setelah panik karena mendapati rumah sasarannya ternyata berpenghuni.
Suara.com - Sebuah modus pencurian cerdik sekaligus nekat berhasil diungkap oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat. Seorang pria berinisial EA kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah aksinya membobol sebuah rumah mewah di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terendus aparat.
Uniknya, EA tidak beraksi seperti maling pada umumnya. Ia memanfaatkan fasilitas sebuah penginapan kelas melati yang lokasinya berdempetan langsung dengan rumah sasarannya.
Dengan menyewa sebuah kamar, ia mendapatkan akses 'VIP' untuk melancarkan niat jahatnya.
Aksi yang telah direncanakan dengan matang ini menunjukkan bagaimana pelaku kejahatan terus mencari celah baru untuk mengelabui korbannya. Namun, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga.
Kronologi Cerdik: Pesan Kamar Demi Akses Balkon
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, membeberkan secara rinci bagaimana EA menjalankan aksinya.
Menurutnya, pelaku sengaja memesan satu kamar di penginapan kelas melati yang dindingnya berbatasan langsung dengan rumah mewah yang menjadi targetnya.
Kunci dari operasi senyap ini adalah balkon kamar hotel. Posisi balkon tersebut ternyata memberikan akses langsung ke bagian ventilasi rumah korban, sebuah celah yang luput dari perhatian pemilik rumah.
"Ventilasi rumah korban berbatasan langsung dengan balkon hotel," kata Twedi saat konferensi pers di kantornya.
Baca Juga: Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
Dengan memanfaatkan situasi tersebut, EA mencoba memanjat dari balkon hotel menuju ventilasi rumah.
Namun, aksinya tidak berjalan mulus. Saat diinjak, ventilasi yang rapuh itu ambruk, membuat EA sempat terjatuh ke dalam rumah.
Tak ingin membuang waktu, ia segera bangkit dan langsung menggeledah isi lemari untuk menggasak barang-barang berharga milik korban.
Dalam waktu singkat, sejumlah barang mewah dengan total taksiran kerugian mencapai Rp150 juta berhasil ia kumpulkan.
Salah Perhitungan: Dikira Kosong, Ternyata Ada Penghuni
Di balik rencana yang terlihat matang, EA melakukan satu kesalahan fatal. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Sipayung, menjelaskan bahwa pelaku memilih rumah tersebut karena berasumsi tidak ada orang di dalamnya.
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
-
Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam
-
Hujan Deras Sejak Kemarin, 17 RT di Jakarta Timur dan Barat Terendam Banjir
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program
-
Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN
-
Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah