- Kodam IV/Diponegoro membantah keras tuduhan personel intelijen memata-matai mantan Gubernur Anies Baswedan di warung makan.
- Kapendam IV/Diponegoro menyatakan tiga orang yang bersama Anies adalah mitra yang bertemu secara tidak sengaja saat makan siang.
- Anies Baswedan mengajak pria diduga personel tersebut berfoto bersama, menganggap kehadirannya sebagai bentuk pengamanan.
Suara.com - Kodam IV/Diponegoro secara tegas membantah kabar yang menyebutkan pihaknya menerjunkan personel intelijen untuk memata-matai mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Tudingan tersebut mencuat setelah beredarnya video yang memperlihatkan tiga orang yang diduga intel bersama Anies di sebuah warung makan.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro, Kolonel Andy Soelistyo, mengklarifikasi bahwa narasi yang menyebut ketiga orang tersebut sebagai intelijen yang sedang bertugas memantau Anies adalah tidak benar.
"Berita adanya orang yang diduga intel berfoto bersama Bapak Anies Baswedan adalah tidak benar. Ketiga orang tersebut adalah mitra kami," ujar Kolonel Andy dalam keterangannya kepada Suara.com, Selasa (3/2/2025).
Kolonel Andy menjelaskan bahwa pertemuan antara ketiga mitra tersebut dengan Anies Baswedan terjadi secara tidak sengaja. Saat itu, mereka kebetulan sedang berada di lokasi yang sama untuk keperluan makan siang pada Jumat 30 Januari 2026.
"Ketiga orang mitra tersebut kebetulan sedang melaksanakan makan siang di Warung Makan Soto Mbok Giyem. Pertemuan itu murni ketidaksengajaan," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa foto dan video yang beredar di media sosial diambil secara spontan atas dasar antusiasme warga atau mitra yang bertemu dengan tokoh publik, bukan dalam rangka pengawasan intelijen.
"Foto bersama tersebut dilakukan secara spontan karena kebetulan mereka sedang makan siang dan bertemu dengan Bapak Anies di sana. Jadi, adanya berita yang berkembang bahwa intel memata-matai Bapak Anies Baswedan adalah berita yang tidak benar atau hoax," tegas Kapendam.
Respons Anies
Sebuah video yang memperlihatkan momen santai Anies Baswedan, bersama sejumlah pria yang diduga petugas intelijen viral di media sosial. Alih-alih terlihat risih karena merasa dibuntuti, Anies justru mengajak mereka berfoto bersama di sebuah rumah makan di Karanganyar, Jawa Tengah.
Baca Juga: Strategi 'Indonesia Menyala' Anies Baswedan Mulai Bergerak
Dalam rekaman video yang beredar luas, Anies tampak menghampiri beberapa pria yang duduk di sudut ruangan. Dengan nada bercanda, ia meminta mereka keluar dari “persembunyian” dan mengabadikan momen bersama.
“Ayo foto bareng-bareng. Daripada sembunyi-sembunyi, toh? Kita enakan foto bareng, Mas,” ujar Anies sambil merangkul para pria yang terlihat sedikit kikuk.
Suasana kian mencair ketika Anies menanyakan asal kesatuan para pria tersebut. Dengan senyum lebar, ia menyebut satu per satu institusi yang diduga menaungi mereka.
“Ini Bapak-bapak dari Korem (Komando Resor Militer), ini dari Kodim (Komando Distrik Militer). Jenengan (Anda)?” tanya Anies. Pria di ujung menjawab singkat, “Kodim.”
Salah satu pria sempat berdalih bahwa keberadaan mereka di lokasi tersebut karena baru saja selesai berkegiatan. Namun, Anies langsung menanggapi dengan guyonan khasnya.
“Alah, ojo ngono (jangan begitu),” serunya, yang disambut tawa kecil orang-orang di sekitar.
Berita Terkait
-
Video Anies Ajak Intel Foto Bareng Usai Kepergok Viral, Ini Respons Kodam Diponegoro
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Polemik Anies dan Kemenhut: Benarkah Negara Memfasilitasi Perusakan Hutan?
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!