- Hujan deras dan angin kencang tiba-tiba melanda Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
- Peristiwa ini menyebabkan atap Stadion Pakansari, Laga Tangkas, dan Venue Tenis mengalami kerusakan signifikan.
- BPBD Bogor menangani darurat, namun dipastikan tidak ada laporan korban jiwa akibat kerusakan fasilitas tersebut.
Suara.com - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (12/2/2026) siang.
Cuaca ekstrem yang datang secara tiba-tiba itu menyebabkan sejumlah fasilitas olahraga rusak parah dan pohon-pohon di sekitar stadion tumbang.
Jalaluddin, Staf Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyatakan bahwa timnya telah melakukan langkah penanganan darurat.
“Keadaan masih darurat. Tim sedang di lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan dampak,” jelasnya, Kamis (12/2/2026).
Berikut adalah deretan fakta terkait peristiwa tersebut yang dirangkum Suara.com:
1. Terjadi Secara Tiba-tiba di Siang Hari
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB. Warga menyebut cuaca awalnya hanya gerimis sebelum angin bertiup sangat kencang dan langit mendadak gelap.
Intensitas hujan meningkat drastis disertai angin kencang yang datang mendadak, mengubah suasana menjadi mencekam dengan jarak pandang yang sangat terbatas.
2. Atap Stadion Pakansari Terbang dan Rusak Parah
Baca Juga: BMKG Terbitkan Peringatan Dini Jabodetabek: Hujan Lebat dan Angin Kencang Senin Pagi
Ikon olahraga Kabupaten Bogor, Stadion Pakansari, mengalami kerusakan signifikan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, melaporkan bahwa atap stadion di area Gate 4, 5, dan 6 terbang terbawa angin.
Rangka atap yang terlepas bahkan ditemukan mendarat hingga ke seberang pintu masuk stadion.
"Termasuk di tenis, kemudian laga tangkas juga. Tapi kita sedang data dulu ya, termasuk di Pakasari juga atapnya ada jebol juga gitu kan," jelas Asnan.
3. Fasilitas Olahraga Lain Turut Terdampak
Kerusakan tidak hanya terjadi di stadion utama. Sejumlah venue di dalam kompleks olahraga juga terdampak, di antaranya:
Berita Terkait
-
Angin Kencang Tumbangkan Pohon di TB Simatupang, Satu Mobil Ringsek Tertimpa
-
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek Hari Ini, Siap-Siap Hujan Lebat dan Angin Kencang!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Jabodetabek: Hujan Lebat dan Angin Kencang Senin Pagi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!
-
Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan
-
Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito
-
Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar
-
Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN